Event

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta Sosialisasikan Perda Dalam Bahasa Sastra Aksara Jawa

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta Sosialisasikan Perda Dalam Bahasa Sastra Aksara Jawa

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta Sosialisasikan Perda Dalam Bahasa Sastra Aksara Jawa

Impessa.id, Yogyakarta (11/06/22) – Bahasa Sastra Aksara Jawa sangat penting bagi kebudayaan di Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan sosialisasi perkembangan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pemeliharaan dan Pengembangan Bahasa, Sastra dan Aksara Jawa.

Sebagian masyarakat masih menganggap bahasa, sastra dan aksara Jawa sebagai pelengkap budaya dan belum tampak ada rasa untuk memiliki bahkan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa, sastra dan aksara Jawa sejauh ini masih dikenal secara terbatas oleh kalangan tertentu saja, padahal bahasa, sastra dan aksara Jawa merupakan warisan budaya, bangsa.

Setya Amrih Prasaja, Kepala Seksi Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta, menegaskan bahwa aksara Jawa tak pernah mati; masih eksis digunakan dan dapat bersinergi dengan perkembangan teknologi terkini.

Secara umum kegiatan sosialisasi bertujuan untuk mendorong masyarakat dalam penggunaan bahasa, sastra dan aksara Jawa, dalam berkomunikasi, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun budaya. Selain itu juga untuk mensosialisasikan penggunaan bahasa, sastra dan aksara Jawa bagi seluruh elemen masyarakat di lintas generasi.

Sosialisasi mempunyai sasaran pada 60 tempat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaksanaan di 60 (enam puluh) tempat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta diantaranya, di Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Gunungkidul dan Kota Jogja.

Kegiatan yang berlangsung pada Mei-Oktober 2022 di Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Gunungkidul dan Kota Jogja, dengan harapan seluruh elemen masyarakat dapat mengikutinya dan berdampak positif bagi semua pihak. (Setya Amrih Prasaja/Antok Wesman-Impessa.id)