Sensasi Gen Z dan M, Nikah Diatas Moge, Mahar Uang 5 Dolar Sambut Hari Bhayangkara ke-80, 2026
Impessa.id, Yogyakarta, Indonesia, Juni 2026: Bulan Muharram dimaknai sebagai ‘Bangkit Bareng Terus Bergerak Membangun Negri’, ditengah tantangan ekonomi dan fenomena masih banyak masyarakat yang belum menikah karena berbagai keterbatasan, adanya kesenjangan sosial di masyarakat serta ketakutan generasi Z dan M untuk menikah. Angka Pernikahan di Indonesia trennya mengalami penurunan tercatat 1,48-juta pasangan pada di Tahun 2024, terendah dalam dekade terakhir atau mengalami penurunan sekitar 6,35 % dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal itu menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai anak bangsa untuk gotong royong sebagai ciri Pancasila, dimana pernikahan adalah janji suci dan sakral kepada Allah SWT dan sah yang dicatatkan di KUA/Kantor Catatan Sipil sebagai penciptaan generasi menuju Indonesia Emas. Spirit religius dan gotong royong rewangan yang diwujudkan dalam acara “Nikah Bareng Asik” dengan tagline ‘Sambut Hari Bhayangkara ke-80 dan SAH Bareng-Bareng, Asik Selamanya’, persembahan FORTAIS -Forum Ta’aruf Indonesia, Sewon, Bantul, bekerjasama KUA Sewon didukung Sengkuni MC, IMBI Jogja, MUA Jogja, Gedung Beruntung Jalannya, PPY Kota Jogja, Pocil (polisi cilik) 6 A Sneusa dan berbagai pihak, menjadi daya tarik tersendiri untuk generasi Z dan M, karena dibuka secara nasional dan Gratis-Full Fasilitas, walau terbatas koutanya, menjadi viral di media sosial.

Pendaftar nikah Alhamdulillah banyak namun menyesuaikan ketersediaan tempat dan kelengkapan administrasi yang nikah kali ini ada 3 pasangan, hal ini menunjukkan bahwa nikah bareng yang selama ini digelar di Bantul sejak tahun 2006 (20 tahun) selalu ditunggu oleh masyarakat Indonesia dan sudah terbukti serta teruji kontinyu berkidmah untuk Negri.
Pada Selasa, 30 Juni 2026, bertempat di halaman KUA Sewon Bantul prosesi nikah bareng diawali dengan kirab 3 pasangan pengantin sejauh 300-meter menggunakan busana Modern bersama bridesmaid MUA -Make Up Artist Jogja, dan cucuk lampah Pocil (polisi cilik) 6 A Sneusa, berbusana polisi, diiringi musik melewati jalan Parangtritis yang ramai. Senyum bahagia dan sesekali melambaikan tangan kepada para pengguna jalan yang lewat menjadi tontonan unik di musim liburan sekolah kali ini.
Prosesi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan Pembacaan kalam illahi dan sambutan Ketua Golek Garwo Fortais & Nikah Bareng Nasional H. Ryan Budi Nuryanto, SE yang menyatakan, “Alhamdulillah sekarang ini animo masyarakat untuk ikutan nikah bareng sangat tinggi hingga 50an pengantin tiap bulan dari seluruh Indonesia yang notabennya Gen Z dan Gen M dan kedepannya kami sangat berharap bantuan dari banyak pihak yang peduli mau membantu men-shodaqohkan kreatifitasnya untuk mewujudkan impian para calon pengantin yang mempunyai banyak keterbatasan ini,” ujarnya.

“Dalam momentum 20 Tahun berkhidmat untuk Ummat ini wujud kepedulian kami sinergi dan kolaborasi untuk berbagi kebahagiaan kepada para calon pengantin dan insyaalloh ini penuh keberkahanNya bertepatan dengan momentum bulan Muharram sekaligus menjadi syiar. Kapolsek Sewon menyambut baik gelaran ini yang sudah sejak tahun 2006 digelar di Bantul dapat membantu banyak orang dan menjadi kado terindah di momentuh Hari Bhayangkara ke-80 yang digaungkan oleh para pengantin dan tamu yang hadir melalui media sosial serta rekan media,” imbuh Ryan lebih lanjut.
Prosesi Ijab Qobul Pertama di Indonesia kali ini di awali dengan Ketua Fortais, Kepala KUA Sewon dan Kapolsek Sewon menghidupkan Harley Davidson menarik gas bersuara gemuruh dan habis itu dilakukan Ijab Qobul bergantian dilakukan di atas moge Harley Davidson yang sarat makna bahwa pernikahan itu butuh kerjasama, ketangguhan menghadapi rintangan dan komitmen untuk melaju bersama, dimana suami sebagai nakhoda (pengemudi) dan istri sebagai pendamping setia (pembonceng). Dengan mahar unik seperangkat alat sholat, dan uang $ 5 (lima dolar) sebagai lambang masa depan mapan dan nilai internasional yang kuat serta semangat kehidupan kemakmuran yang diharapkan bisa mandiri setelah menikah nanti untuk mencari uang, dimana prosesi ijab qobul dipimpin oleh kepala KUA Sewon H. Mustafied Amna, S.Ag, M.H dan penghulu Imam Bukhori, SEI,M.H dengan saksi Nikah Ketua Fortais Indonesia (H. Ryan Budi Nuryanto, SE), Kapolsek Sewon, Pengurus Sengkuni MC dan IMBI Jogja serta tokoh masyarakat yang hadir.
Prosesi ijab qobul dilakukan di atas moge Harley Davidson yang mengandung filosofi bahwa bukan sekedar aksi unik, melainkan menggabungkan nilai budaya, kerja keras dan ketahanan pernikahan yang secara keseluruhan, bahwa seluruh pasangan yang menikah ingin mengawali hidup baru dengan nilai-nilai gotong royong, kerja keras dan kebermanfaatan.

Adapun tiga pasangan pengantin yang berbahagia dari DI.Yogyakarta dan Jawa Tengah yaitu;:
1. Wanda Meirdania F, SH./30 th/Gondomanan, Yogyakarta & Rizki Arkan/35 th/Patehan Kota Yogyakarta
2. Apita Aprilia K/23 th/Banguntapan, Bantul, DIY & Fadil Perdana S/19 th/Bambanglipura, Bantul, DIY
3. Rhena Aliza H/ 23 th/Wonoboyo, Temanggung, Jateng & Wigi Andriyana/30 th/Wanaraja, Cilacap, Jateng
Suasana sakral dan haru ketika prosesi Ijab Qobul berlangsung seperti dirasakan pasangan Wanda dan Rizki dari Jogja sangat bahagia sebagai Gen M mantap menikah di usia muda dengan konsep Unik yang sarat makna dan sekarang baru trend tanpa mengeluarkan biaya alias gratis full fasilitas. Lain halnya pasangan Apita dan Fadil sebagaui gen Z dari Bantul yang sangat bahagia karena pernikahannya diramaikan orang banyak dan tidak terbayangkan bisa semeriah ini. Selain itu juga pasangan Rhena dan Wigi gen Z berasal dari Jateng mereka mendaftar hari terakhir Alhamdulillah bisa lolos dan menyisihkan dari puluhan pendaftar yang ikut ajang ini dan mengetahui acara ini dari media sosial yang viral.

Ketiga pasangan pengantin notabennya gen Z dan gen M siap untuk bekerja keras menghidupi keluarga dan membangun bangsa ditengah kondisi apapun dengan semangat Muharram bertepatan ikut mangayubagya Hari Bhayangkara ke-80 Polri Untuk Masyarakat. Nampak wajah bahagia para pengantin dan riuh tamu undangan ketika dinyatakan SAH nampak air mata bahagia menetes disaksikan tamu undangan dan awak media yang meliput. Para pengantin mendapatkan fasilitas gratis; mahar, busana dan rias, dokumentasi, pelaminan, bingkisan pernikahan dan tasyakuran kerakyatan, dan tak lupa para tamu undangan yang hadir bisa berfoto ria naik Harley Davidson. Prosesi ditutup dengan ketiga pasang pengantin naik Harley Davidson sambil mengidupan dan membawa buku nikah dengan senyum bahagia
Bagi masyarakat yang masih ingin menikah gratis dan mencari jodoh/golek garwo (jomblo) insyaalloh akan difasilitasi, silahkan bisa mendaftar ke Fortais Indonesia atau more info di instagram @nikahbareng dan @golek_garwo. Bagi H. Ryan Budi Nuryanto, SE (Ketua FORTAIS Indonesia & Nikah Bareng Nasional) dengan konsep di KUA yang prasojo ini (apa adanya) diharapkan dapat meringankan beban masyarakat untuk menggelar pernikahan yang istimewa. Kami membuka kerjasama berbagai pihak untuk dapat menggelar acara nikah bareng ini di berbagai tempat karena saat ini masyarakat Indonesia membutuhkan adanya Nikah Bareng dan Golek Garwo untuk investasi peradaban dan menjadi satu-satunya yang punya lisensi dan sudah punya hak paten HAKI. (H.Ryan Budi Nuryanto-Fortais/Antok Wesman-Impessa.id)

