Hyatt Regency Yogyakarta Kampanyekan Hidup Sehat kepada Tamu, Komunitas, dan Karyawan
Impessa.id, Yogyakarta : Hidup sehat jasmani dan rohani penting untuk dilakukan ditengah kesibukan dan rutinitas padat. Melupakan asupan makanan sehat dan kurang peduli akan keseimbangan hidup, jarang ber-olahraga, mengakibatkan banyak orang terserang penyakit dan tidak bisa mengatur pikiran.
Untuk menjadi individu yang produktif, dalam menghadapi situasi global, Hyatt Regency Yogyakarta, sebagai peraih “Green Hotel Award” tingkat ASEAN tahun 2014-2016 dan 2018-2020, mengambil langkah konkrit mengajak masyarakat hidup lebih sehat, baik secara jasmani dan rohani.
Pada Jum’at (31/5/19), Hyatt Regency Yogyakarta menyelenggarakan Healthy Talk dengan tema “Healthy Lifestyle for a Better Living” menghadirkan pembicara Dr. Maya, mengundang tamu hotel, komunitas dan karyawan, berlangsung di Kemangi Poolside.
Dalam kesempatan itu, Dr. Maya menuturkan, untuk hidup sehat, hal yang harus diperhatikan adalah asupan makanan yang bergizi dan imbang porsinya. “Misal dalam satu porsi makanan, komposisi yang ideal adalah 30% karbohidrat alami, dan sisanya adalah lemak, protein, dan vitamin (sayuran). Karbohidrat yang kita konsumsi pun tidak boleh yang olahan, seperti roti ataupun mie. Melainkan harus yang alami seperti nasi merah, nasi putih, kentang, ubi-ubian, jagung, dan gandum. Pemilihan sayuran pun harus tepat. Terkadang kita memilih sayuran di pasar yang daun atau batangnya tampak sempurna dan tidak lobang. Padahal justru sayuran yang terdapat lobang karena serangga atau ulat itu lebih sehat. Karena itu tanda bahwa sayuran tersebut bebas pestisida. Serangga cenderung memakan sayur yang masih alami tanpa pestisida. Justru ketika sayuran tampak segar dan tanpa lobang, kita harus waspada karena kemungkinan mengandung pestisida,” jelasnya.
Lebih lanjut Dr Maya mengingatkan untuk mengurangi makanan yang digoreng meskipun juga dapat membantu meningkatkan kesehatan. “Makanan yang digoreng memang terasa lebih gurih, karena sifat minyak yang menambah gurihnya makanan. Tapi kita harus waspada karena kandungan kalori makanan yang digoreng naik 1,5 kali lipat. Tentunya ini akan meningkatkan berat badan. Jika kita sedang dalam program diet, maka kita harus menghindari makanan yang digoreng,” imbuhnya.
“Kita juga harus selalu minum air putih sesuai dengan berat badan dan aktivitas yang dilakukan. Idealnya dalam sehari kita harus mengkonsumsi 1200 ml air putih. Jika aktifitas tinggi, maka kita harus menambah konsumsi air putih agar cairan tubuh tetap seimbang,” ungkap Dr Maya.
Menurutnya, dari pola konsumsi itu juga lakukan olahraga minimal 60 menit setiap minggu. Itupun tidak dihitung dari banyaknya keringat yang dihasilkan, melainkan dari kecepatan denyut nadi ideal 80-140 per menit. Jika kecepatan denyut nadi lebih dari itu maka kita mengurangi intensitas olahraga supaya tidak pingsan.
Di akhir acara, Dr. Maya berpesan untuk hidup sehat ada tiga hal yang perlu diperhatikan yakni, asupan makanan, olahraga, dan berbuat kebaikan kepada alam dan sesama. Menurutnya, jika kita melakukan tiga hal tersebut hidup kita akan ke arah yang positif.
Healthy Talk tersebut merupakan bagian dari kampanye “Global Wellness Day” pada 8 Juni 2019. Sebelumnya, Hyatt juga mengajak tamu, komunitas, dan karyawan untuk jalan kaki bersama di sore hari dengan rute sepanjang dua Kilometer. “Jalan sehat ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan melepaskan penat setelah seharian bekerja. Peserta, terutama para tamu tampak antusias menyambut positif kegiatan ini. Kampanye ini akan terus dilakukan Hyatt untuk membawa perubahan di masyarakat,” pungkas Nurcahyadhi, General Manager Hyatt Regency Yogyakarta. (Tessa/Antok)

