Event

Pembukaan Sekolah Instruktur Penerbang TNI AU A-81 Di Lanud Adisutjipto Yogyakarta

Pembukaan Sekolah Instruktur Penerbang TNI AU A-81 Di Lanud Adisutjipto Yogyakarta

Pembukaan Sekolah Instruktur Penerbang TNI AU A-81 Di Lanud Adisutjipto Yogyakarta

Impessa.id, Yogyakarta : Wakil Komadan Komando Pendidikan dan Pelatihan TNI Angkatan Udara –Wadankodiklatau, Marsma TNI I Nyoman Tri Santosa membuka Sekolah Instruktur Penerbang TNI AU A-81 bertempat di Wisma Adi Lanud Adisutjipto, Kamis (4/4).  Sekolah Instruktur Penerbang -SIP Angkatan ke-81 diikuti oleh 12 perwira TNI AU dan 1 Perwira dari Tentara Udara Diraja Malaysia.

Hadir dalam pembukaan tersebut Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Bob H. Panggabean, Ka RSPAU Marsma TNI dr Isdwiranto, Dirdokklat Kodiklatau Marsma TNI Ir. Irwan S. Dunggio, Danwingdikterbang, para pejabat di Jajaran Lanud Adisutjipto serta para Instruktur Penerbang. 

Wadan Kodiklatau Marsma TNI I Nyoman Tri Santosa saat membacakan sambutan Komandan Kodiklatau menyampaikan bahwa Sekolah Instruktur Penerbang juga menjadi basis bagi pengembangan karier berikutnya, karena kualifikasi instruktur menjadi pertimbangan bagi kemajuan perkembangan Perwira Penerbang itu sendiri. “Oleh karena itu, para peserta harus mengikuti pendidikan ini dengan penuh kesungguhan. Janganlah disia-siakan kesempatan yang sudah di genggam ini,” ungkapnya.

“Resiko dapat diminimalisir atau ditiadakan sama sekali, kalau kita mampu menempatkan keselamatan terbang dan kerja, secara proporsional dengan mematuhi segala ketentuan yang berlaku. Disamping itu, bagi seorang airman, keselamatan terbang dan keselamatan kerja hendaknya membudaya dalam dirinya. Ciri khas membudayanya keselamatan terbang dan kerja, bila perilaku para perwira selalu mencerminkan keselamatan, dengan melakukan yang terbaik dan mempersiapkan yang terjelek do the best prepare the worst,” jelas Wadankodiklatau.

“Kesempatan ini hendaknya jangan di sia-siakan begitu saja, akan tetapi  harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengasah pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dengan lebih mendalami profesi sebagai instruktur penerbang, saya harapkan di kemudian hari regenerasi terus berkembang sesuai harapan pimpinan TNI”, tegasnya. (Pen.Adi/Antok Impessa)