Event

KASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna Meresmikan Museum Komlek Di MusPusDirla Yogyakarta.

KASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna Meresmikan Museum Komlek Di MusPusDirla Yogyakarta.

KASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna Meresmikan Museum Komlek Di MusPusDirla Yogyakarta.

Impessa.id, Yogyakarta : Kepala Staf Angkatan Udara – KASAU, Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE MM, Selasa (19/03/19) meresmikan Heritage KomLek, Gedung Bersejarah yang kini digunakan sebagai Museum Peralatan Komunikasi dan Elektronik yang pernah digunakan di era perjuangan Kemerdekaan NKRI dan diberi nama Gedung Boedihardjo, kompleks Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala –Muspusdirla Yogyakarta. 

“Pada hari ini, Muspusdirla melengkapi koleksinya dengan mengumpulkan koleksi-koleksi bersejarah yang pernah dimiliki oleh Angkatan Udara, sebagai prakarsa bersama yang dicetuskan enam bulan lalu, tepatnya Oktober 2018, agar benda-benda koleksi tersebut dapat diketahui sebagai tambahan pengetahuan oleh generasi penerus,” ungkap Marsekal TNI Yuyu Sutisna. 

Menurut KASAU, yang terpenting bagi kita adalah menjaga dan melestarikan benda-benda ini sebagai upaya kita untuk mengingatkan bahwa peralatan tersebut pernah menjadi kekuatan Angkatan Udara dan mensukseskan tugas TNI AU dalam menjaga kedaulatan negara di wilayah udara. 

“Peralatan pada saat itu menjadi penghubung utama antar-satuan, hanya dengan radio-radio yang sangat terbatas, dalam hal ini Boedihardjo bisa membuat 39 stasiun terhubung lewat radio. Museum ini juga membuktikan nilai-nilai kejuangan dari para sesepuh TNI AU dibidang Komlek. Mereka dengan segala keterbatasan berjuang mengumumkan berita dan penjelasan kepada masyarakat melalui peralatan tersebut,” jelas KASAU Yuyu Sutisna. 

Marsekal Madya Boedihardjo, sebagai Kepala Perhubungan AURI turut memberikan andil didalam merebut kembali dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. di awal Januari 1949, Boedihardjo mendirikan radio rahasia di Dukuh Banaran Gunung Kidul yang berhasil menyiarkan berita Serangan Umum 1 Maret 1949 ke Luar Negeri menggunakan Radio PC-2 melalui jaringan dan terpantau di Birma, India hingga ke perwakilan PBB. 

Heritage Komlek Gedung Boedihardjo Muspusdirlan Yogyakarta dengan bagunan seluas 330 meter-persegi, memajang koleksi beragam peralatan komunikasi dan elektronik diantaranya, Radar Pesawat, Simulator F5-E, Weapon Control System Trainer F5-E, Oscilloscope, PABX Telephone, Mesin Telegram, Mesin STensil, dan Tacan An/Tm. (Tok)