Universitas Atma Jaya Yogyakarta Rayakan Dies Natalis ke-61, Senin 28 September 2026
Rektor UAJY Dr.G.Sri Nurhartanto SH, LLM saat memyampaikan pidato Dies Natalis Ke-61, Senin 28 September 2026 (Foto: Istimewa)
Impessa.id, Yogyakarta, Indonesia, September 2026: Puncak perayaan Dies Natalis ke-61 Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berlamgsung pada Senin 28 September 2026 di Gedung Slamet Riyadi Babarsari.
Dalam sambutannya Rektor UAJY Dr.G.Sri Nurhartanto, SH, LLM menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen menghadirkan perguruan tinggi yang unggul secara akademik, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Usia 61 tahun menjadi momentum untuk mengevaluasi manfaat keberadaan kampus bagi masyarakat. Dies Natalis, tidak cukup hanya menjadi ajang melihat capaian institusi. UAJY harus hadir dan memberi manfaat bagi sesama,” ujar Rektor Sri Nurhartanto.
Rektpor Sri Nurhartanto menilai tantangan perguruan tinggi tidak cukup diukur dari jumlah lulusan, publikasi ilmiah, maupun hasil penelitian. Pengetahuan yang dihasilkan kampus harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Komitmen tersebut sejalan dengan gagasan pendidikan tinggi berdampak yang menempatkan kontribusi sosial, ekonomi, dan lingkungan sebagai bagian penting dari keberadaan perguruan tinggi.
UAJY juga mengacu pada semangat Ex Corde Ecclesiae. Pendidikan tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga manusia berintegritas yang menghidupi nilai kasih, keadilan, dan pelayanan kepada sesama.
Dies Natalis ke-61 UAJY mengusung tema “Sinergi UAJY Mewujudkan Laudato Si’ untuk Semakin Berdampak dan Menjadi Berkat”. Laudato Si’ merupakan istilah bahasa Italia yang berarti “Terpujilah Engkau”. Istilah tersebut berasal dari kidung pujian Santo Fransiskus dari Assisi kepada Tuhan melalui ciptaan-Nya.
Laudato Si’ juga menjadi judul ensiklik, yakni surat resmi Paus yang berisi ajaran, pandangan, atau seruan Gereja mengenai persoalan penting. Ensiklik Laudato Si’ diterbitkan Paus Fransiskus pada 2015 dengan tema utama kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab manusia menjaga bumi sebagai rumah bersama.
Dalam konteks UAJY, semangat tersebut diwujudkan melalui komitmen sebagai universitas Laudato Si’ sejak 2022. Salah satu langkah konkretnya berupa penyediaan smart water station di sejumlah titik kampus.
Fasilitas tersebut menyediakan air minum siap konsumsi sekaligus mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Sivitas akademika juga mendapatkan tumbler untuk mendukung kebiasaan ramah lingkungan.
Komitmen lingkungan diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Pada 2023 dan 2024, UAJY bersama Pakti Lingkungan Jarum Foundation menanam ratusan bibit pohon di sejumlah lahan sekitar kampus.
“Menanam pohon berarti membangun kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Rektor Sri Nurhartanto.
Dampak keberadaan UAJY juga terlihat dari interaksi kampus dengan lingkungan sosial dan ekonomi di sekitarnya. Dengan sekitar 10.000 mahasiswa serta 1.000 dosen dan tenaga kependidikan, aktivitas universitas turut membentuk ekosistem masyarakat sekitar.
Melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, KKN, inovasi, dan berbagai kerja sama, UAJY berupaya menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi karya yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Mulai 2026, UAJY juga mengikuti Times Higher Education Impact Rating. Dalam keikutsertaan perdana tersebut, UAJY membawa empat fokus Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 10 tentang pengurangan kesenjangan, SDG 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.
Rektor Sri Nurhartanto menegaskan, berbagai upaya tersebut membutuhkan sinergi dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, unit kerja, alumni, yayasan, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan mitra lainnya.
Pada kesempatan tersebut, UAJY juga meresmikan Korean Corner sebagai bentuk kerja sama dengan Korea. Selebrasi dilanjutkan dengan pameran kuliner di kampus dan orasi ilmiah oleh Wakil Direktur Utama PT Djarum Ignatius Siswanto Santoso.
Sri Nurhartanto turut menyampaikan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, para mitra, alumni, dewan penyantun, serta seluruh pihak yang mendukung perkembangan UAJY. (Sulist Ds/Antok Wesman-Impessa.id)
