Event

FESTIVAL KEBUDAYAAN YOGYAKARTA 2026 AKSARA Berlangsung Di Lapangan Beran Sleman, 13-19 September 2026

FESTIVAL KEBUDAYAAN YOGYAKARTA 2026 AKSARA Berlangsung Di Lapangan Beran Sleman, 13-19 September 2026

FESTIVAL KEBUDAYAAN YOGYAKARTA 2026 AKSARA Berlangsung Di Lapangan Beran Sleman, 13-19 September 2026

Impessa.id, Yogyakarta, Indonesia, September 2026: Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 dengan tajuk “AKSARA” berlangsung selama sepekan di Lapangan Beran Sleman, pada 13 hingga 19 September 2026.

Dalam Press Conference yang berlangsung Selasa )8/9/2026) di Gedung Unit 1 Pemda Sleman, bersama narasumber Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta Dian Lakshmi Pratiwi SS.MA, didampingi Tim EO Anang Saptoto, Paksi Raras Alit dan Deo, serta dihadiri puluhan awak media.

Dian Laksmi Pratiwi menuturkan, Tajuk AKSARA menjadi bagian dari rangkaian tema pentalogi FKY yang telah berlangsung sejak 2023, yaitu “PANGAN” di FKY 2023 Kulon Progo, “BENDA” di FKY 2024 Bantul, “ADAT-ISTIADAT” di FKY  2025 Gunung Kidul, kemudian “BAHASA” di FKY 2026 Sleman, hingga “RITUAL” untuk FKY 2027.

“Mengusung tema besar “Bahasa” dengan tajuk “AKSARA”, FKY 2026 mengajak masyarakat untuk melihat bahasa bukan semata-mata sebagai alat komunikasi, tetapi sebagai pintu untuk membaca identitas, sejarah, nilai, pengetahuan, serta perubahan sosial yang berlangsung di Yogyakarta,” ujar Kadisbud DIY.

Mengambil semangat untuk membaca kembali kebudayaan Yogyakarta melalui bahasa, FKY 2026 menghadirkan berbagai program, diawalli dengan TasakuRUN, dimana FJ Kunting menyerahkan lima uba-rampe sebagai simbol kolaborasi Dinas Kebudayaan ke-lima kabupaten/kota dalam penyelenggaraan FKY 2026 kepada Kepala Dinas Kebudayaan DIY. Lima uba-rampe tersebut kemudian diarak mengelilingi Lapangan Beran Sleman.

Penyerahan dan pengarakkan uba-rampe tersebut menjadi simbolis semangat kolaborasi lintas wilayah dan lintas elemen dalam FKY 2026. Kemudian diakhiri dengan doa bersama, pemasangan bambu pertama, serta potong tumpeng.

FKY 2026 menghadirkan sejumlah program utama meliputi: Pawai Budaya, Pasar Budaya, Panggung Budaya, dan Pameran. Program tersebut di desain dengan membuka ruang kolaborasi seniman, dengan Komunitas masyarakat yang menjadi bagian FKY.

Pameran FKY menghadirkan Seni Terapan (Applied Art), yaitu karya seni yang dirancang memiliki fungsi atau kegunaan praktis dalam kehidupan sehari-hari dengan tetap memperhatikan nilai estetika. Semangat kolaborasi dibangun dengan menerapkan setiap sudut ruang FKY sebagai bagian dari karya seni yang dibuat oleh sembilan seniman.

Di FKY pengunjung disuguhi karya seniman dalam berbagai aspek, mulai dari perancangan infrastruktur, panggung, papan informasi, pasar, dekorasi, hingga tata kelola sampah. Selain itu, lima kabupaten kota juga ikut andil dalam kolaborasi sehingga setiap harinya pengunjung dapat menyaksikan hal baru karya seniman dan dapat berkolaborasi langsung dengan komunitas.

Pasar FKY menjadi salah satu aspek menarik dalam rangkaian Festival (Pasar Pangkon) dengan beragam tenant-nya selama tujuh hari penuh. Di area tengah pasar, ada Pasar Tematik (jumlahnya 4 sisi/tenda), yang diisi secara bergilir setiap harinya dari perwakilan provinsi maupun kab/kota se-DIY. Di luar area pasar ada pasar berjalan atau pasar ngecer (Pasar Wigyan) terdiri dari empat instalasi, kreasi seniman dan dilayani oleh penari dengan konsep performatif.

FKY juga menggandeng pasar saptawara, kumpulan tenant paguyuban UMKM yang sudah menempati area luar lapangan Beran. Kolaborasi tersebut menjadi semangat FKY 2026 untuk merangkul segala aspek untuk menjadi bagian dari ekosistem Festival Kebudayaan Yogyakarta. (Bayu Kristiawan-FKY26/Antok Wesman-Impessa.id)