Ekonomi-Bisnis

KUSTOMFEST 2025-MADCHINIST, Lebaran Dunia Kustom Jogja, Di JEC, 4-5 Oktober 2025

KUSTOMFEST 2025-MADCHINIST, Lebaran Dunia Kustom Jogja, Di JEC, 4-5 Oktober 2025

KUSTOMFEST 2025-MADCHINIST, Lebaran Dunia Kustom Jogja, Di JEC, 4-5 Oktober 2025

Impessa.id, Yogyakarta, Indonesia, Oktober 2025: KUSTOMFEST ternyata memberi dampak luar biasa bagi industri pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data tahun 2024, perhelatan Kustomfest mampu meningkatkan lama menginap wisatawan dari rata-rata 1,6 hari menjadi rata-rata 3 hari, karena ada yang menetap di Jogja hingga sampai 5 hari selama Kustomfest berlangsung, padahal Kustomfest hanya 2 hari. Kemudian untuk pengeluaran belanja tercatat rata-rata 5-juta rupiah per-orang untuk pengunjung dari luar Jogja, sedangkan pengunjung lokal menghabiskan uang rata-rata 500-ribu hingga 1-juta rupiah per-orang.

Hal itu diungkapkan oleh Anita Verawati dari Dinas Pariwisata DIY dalam Pers Coinference Kustomfest 2025 pada Jum’at (3/10/2025). Pihak DisPar DIY juga mencatat besarnya transaksi yang terjadi di luar Gedung JEC selama Kustomfest 2024, angkanya mencapai 2-milyar-368-juta rupiah. Dari hasil jajak pendapat, Sejauhmana Kustomfest Mampu Mengangkat Citra Pariwisata Jogja, pihak DisPar DIY memperoleh jawaban bahwa Kustomfest memperoleh Rating 9 dari 1-10.

Mengingat semakin banyaknya pengunjung Kustimfest datang dari luar Jogja yakni sebesar 60%, maka sudah selayaknya pemerintah memberi dukungan dari segi kenudahan akses transportasi menuju Jogja, khususnya bagi pengunjung Kustomfest yang datang dari mancanegara. Dukungan itu belum terasa karena masih adanya keluhan dari mereka yang berasal dari luar negeri untuk mendapatkan kemudahan saat ingin 'ziara'h ke Kustomfest Jogja.

Kabar gembira ketika digelarnya Kustomfest 2024, antara lain, banyak merchandise yang dipasarkan di tenant-tenant laris-manis layaknya ‘kacang goreng’. “Ada tenant dari Jakarta yang membawa helm-jaket dan asesories lainnya, semua dagangan-nya sold-out, mereka sampai kaget, ternyata sebegitunya potensi transaksi di Kustomfest,”: imbuh Lulut Wahyudi yang akrab disapa Lulut Retro.

Disetiap bulan Oktober, para builder dan kustom culture enthusiast dari seluruh dunia selalu menantikan sebuah hajatan besar yang diadakan di Yogyakarta, yaitu KUSTOMFEST: Indonesian Kustom Kulture Festival, sebagai acara tahunan bagi automotive enthusiast yang sudah berjalan selama 14 tahun dan menjadi barometer perkembangan dunia kustom Indonesia. Kali ini KUSTOMFEST 2025 -“MADCHINIST” diadakan pada 4-5 Oktober 2025 di Jogja Expo Center (JEC).

KUSTOMFEST 2025 mengangkat tema “MADCHINIST” sebuah jargon yang diumpamakan sebagai artwork mengangkat kegilaan para-Mad-chinist dari penggabungan Mad-Machinist. “Artwork tahun ini karya perupa Prawoto, lulusan ISI Yogyakarta yang kini bermukim di Jakarta, sebagai Gambaran kegilaan para operator alat-alat teknik permesinan yang juga adalah mekanik dengan skill mumpuni, telah melahirkan banyak karya-karya gila yang telah mengguncang 14 tahun perjalanan panggung KUSTOMFEST,” jelas Lulut Retro, Direktur KUSTOMFEST.

Ia menambahkan builder-builder internasional yang pernah datang ke KUSTOMFEST juga sepakat dan mengamini, “kegilaan para builder-builder lokal” ini yang menjadi salah satu ciri KUSTOMFEST yang jarang mereka temui di event-event Kustom lainnya.

Berbagai perubahan mulai dari mesin handmade dengan bermacam konfigurasi, mesin 1 silinder hingga 4 silinder segaris, 2-V Twin, W-Engine, Boxer, Konversi mesin 4 Stroke ke Diesel, konversi mesin 2 Stroke ke 4 Stroke bahkan mesin handmade radial engine, dan masih banyak kegilaan lain bisa ditemui di panggung KUSTOMFEST. Mereka benar benar mempersiapkan karya dengan matang, perlu waktu yang panjang, energi, biaya dan skill yang mumpuni untuk melahirkan karya-karya mereka adalah jawaban nyata sampai dimana dunia kustom Indonesia saat ini.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, konten utama dari KUSTOMFEST menghadirkan Hot Rod & Kustom Car Show dan juga Kustom Bike Show, yang akan dinilai oleh juri dan tamu internasional. Tamu internasional yang tahun ini datang dari beberapa negara, seperti Malaysia, Singapura, Thailand juga Jepang. Akan hadir Kengo Kimura – Heiwa MC, Kaichiroh Kurosu – Cherry’s Company, Yuichi Yoshizawa – Custom Works Zon, Eddie – Red Garage Malaysia, Makoto Watanabe – Chopper Journal, The Nash – Burnout Mag, Bomb – Bangkok Hot Rod, Mark – Fatboy Design, Jap Loh – The Wicked Wallop, Shima – Cherry Bom Pin Up Parlor, Mooneyes, Art of Speed, Borneo Kustom Show.

Tahun ini, KUSTOMFEST kembali mengadakan program Indonesia Attack yang pernah dilakukan pada 2017, 2018 dan 2019 dengan misi untuk membawa karya kustom builder tanah air untuk menjadi bagian dari acara The-33rd Yokohama Hot Rod Custom Show 2025 dan menuliskan kisah serta sejarahnya di ruang eksibisi karya kustom culture terbesar di dunia.

Program unggulan lain yang dihadirkan adalah Harley-Davidson Custom Kings Asia Indonesia x KUSTOMFEST, Kustom Journey bersama dengan Rollie Monkey menampilkan Kustomtoys Exhibition, Kustomart Exhibition, Live Perform Crafting & Painting dan konten Who’s alarm is it? Samurai Kuroboshi Airbrush/ Spray Paint Kontest.

Salah satu acara yang juga ditunggu adalah hadirnya Flat Track Race bersama dengan Cheetah Tokyo dan Have Fun Flat Track dari Jepang. Selain itu ada juga konten Simak Siar, Pin Up Contest, Helmet Kustom Paint, Kustom Bicycle, Diecast Show & Kontest, Kustom Paint Battle, BMX Kontest, Klayapan Krosspit, Balap Liar 164 Strip Diecast.

Dari panggung musik KUSTOMFEST tahun ini menampilkan band dan musisi ternama seperti, Burgerkill, Navicula, White Swan, Strangers, OM Lorenza, The Kick x The Peal, Los Pakualamos, Jangar serta deretan band indie lokal Yogyakarta. Dan untuk F&B pada tahun ini tenant dikurasi oleh food vlogger yang menghadirkan banyak kuliner legendaris, viral di Dyodoran Food Arena.

“Keseruan acara KUSTOMFEST ini bisa didapatkan oleh pengunjung dengan membeli tiket acara baik online maupun On The Spot Rp 100.000, di Artatix dan bagi pemenang lucky draw tahun ini kami membawa pemenang untuk merasakan perjalanan khas kustom kulture ke Jepang untuk menghadiri acara kustom terbesar di dunia yaitu Yokohama Hot Rod Custom Show dan juga melihat langsung geliat kustom culture Jepang.” tutup Lulut. (Pras AB/Antok Wesman-Impessa.id)