Event

Indonesia Green Environment and Forestry Expo, 2-5 Maret 2023 di Jogja Expo Center.

Indonesia Green Environment and Forestry Expo, 2-5 Maret 2023 di Jogja Expo Center.

Indonesia Green Environment and Forestry Expo, 2-5 Maret 2023 di Jogja Expo Center.

Impessa.id, Yogyakarta (12/01/2023) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI siap menggelar Indonesia Green Environment and Forestry Expo. Pameran lingkungan hidup dan kehutanan 2023 pada 2-5 Maret 2023, di Jogja Expo Center.

Untuk itu, Staf Ahli Menteri LHK RI Bidang Energi, Winarni Monoarfa beserta jajarannya bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Kamis (12/01/23) dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji.

“Pada intinya kunjungan kali ini semacam kulo nuwun karena mau mengadakan acara. Dan untuk pameran ini sendiri, ada beberapa masukan dari Ngarsa Dalem, salah satunya bagaimana supaya momentum pameran ini bisa banyak melibatkan kaum muda untuk hadir,” tutur Sekda Kadarmanta Baskara Aji.

Menurut Aji, Sri Sultan menginginkan melalui pameran ini, informasi mengenai lingkungan hidup dan hutan semakin banyak diketahui generasi muda. Generasi muda tentu perlu mengetahui dan paham akan manfaat dan pentingnya keberadaan hutan untuk kehidupan di masa yang akan datang. Misalnya saja informasi bahwa hutan itu beda-beda, hutan yang ada di Jogja tentu beda dengan yang ada di daerah lain.

“Anak muda sekarang perlu mendapat informasi tentang bagaimana pentingnya hutan. Supaya anak-anak muda lebih tertarik ke pameran, Ngarsa Dalem minta supaya panitia membuat semacam seminar atau pertemuan, dan video-video yang menayangkan info soal lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia,” paparnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri LHK RI Bidang Energi, Winarni Monoarfa mengatakan, Yogyakarta telah dipilih Kementerian LHK RI sebagai lokasi pelaksanaan Indonesia Green Environment and Forestry Expo 2023. Melalui pameran ini, Kementerian LHK RI ingin memperkenalkan dan meliterasi masyarakat luas terkait kegiatan-kegiatan dan program-program dari sektor lingkungan hidup.

“Kami juga ingin menunjukkan beberapa kinerja dan hasil-hasilnya, utamanya untuk kinerja yang selama ini sudah dilakukan atas kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan bersama Kementerian LHK RI. Dan kami berharap Sri Sultan bisa memberi dukungan bagi kegiatan ini,” imbuhnya.

Tak hanya dukungan, kedatangan dari perwakilan Kementerian LHK RI ini juga sekaligus untuk memohon kesediaan Sri Sultan untuk hadir memberi sambutan dan bersedia turut membuka pameran ini bersama Menteri LHK RI, Siti Nurbaya. (Humas Pemda DIY/Antok Wesman-Impessa.id)