Event

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Gelar Hari Pertama Perkuliahan Tatap Muka

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Gelar Hari Pertama Perkuliahan Tatap Muka

Prof Iswandi Syahputra mengenakan Batik Biru saat meninjau pelaksanaan PTM Perdana UIN Suka Yogyakarta, Senin (11/10/2021)

Impessa.id, Yogyakarta: Universitas Islam Negeri -UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan Perkuliahan Tatap Muka -PTM perdana pada Senin (11/10/2021),dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Wakil Rektor I, Bidang Akademik dan Pengembangan lembaga UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr Iswandi Syahputra SAg MSi,  meninjau PTM hari pertama dan berpendapat bahwa PTM sudah berjalan sesuai protokol kesehatan.

Pelaksanaan Perkuliahan Tatap Muka di kampus UIN Sunan Kalijaga sudah dapat dilakukan di semua fakultas (Fakultas Adab dan Ilmu budaya (FADIB), Fakultas Sosial dan Humaniora (FISHUM), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Sari’ah dan Hukum (FSH), Fakultas Sains dan Teknologi (SAINSTEK), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)).

“Semuanya berjalan sesuai dengan protokol kesehatan seperti yang sudah disurvei pada hari sebelumnya. Oleh karena itu kami semakin yakin bahwa kami siap menyelenggarakan Perkuliahan Tatap Muka,” ujar Prof Iswandi.

Terkait PTM, UIN Sunan Kalijaga memastikan betul berjalannya perkuliahan tidak melanggar protokol kesehatan. Hal ini guna berjalan baiknya perkuliahan, aman, dan tetap menjaga semangat kuliah mahasiswa dengan membuat suasana nyaman. Maka dari itu, bagi mahasiswa yang sudah memenuhi syarat agar tidak ragu untuk kuliah tatap muka di kampus.

“Persiapan Perkulihan Tatap Muka UIN Sunan Kalijaga sudah benar-benar sangat siap, dengan kondisi yang sangat mantap. Mohon untuk adik-adik mahasiswa yang sudah memenuhi syarat untuk segera beramai-ramai mengikuti Perkuliahan Tatap Muka. Bapak/ibu, para orang tua juga jangan ragu-ragu untuk mengamanahkan/melepas anak-anaknya untuk mengikuti Perkuliahan Tatap Muka agar mereka lebih memikat, agar lebih memiliki ikatan emosional terhadap almamaternya,” tegas Prof. Iswandi. (Tim Humas UIN Suka/Antok Wesman-Impessa.id)