Feature

Pameran Cetak Internasional Borderless di Galeri R.J Katamsi ISI Yogyakarta, 28 Agustus-10 September 2021

Pameran Cetak Internasional Borderless di Galeri R.J Katamsi ISI Yogyakarta, 28 Agustus-10 September 2021

Pameran Cetak Internasional Borderless di Galeri R.J Katamsi ISI Yogyakarta, 28 Agustus-10 September 2021

Impessa.id, Yogyakarta: “Connecting people” sebagai salah satu kekuatan fotografi, terutama di lingkungan dunia saat ini yang tanpa batas. Photographic Society of America Worldwide -PSA, sebagai organisasi dunia yang menghubungkan anggota dari 80 negara. juga terhubung dengan organisasi dan komunitas fotografi lainnya di seluruh dunia.

Dalam upaya menghubungkan masyarakat -Connecting People, PSA bersama Art Photography of Indonesia (anggota klub PSA), bekerjasama dengan Jurusan Fotografi Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia -ISI Yogyakarta, menggelar Pameran Cetak Internasional PSA Pertama di Indonesia dengan tema “Tanpa Batas” (Borderless).

PSA mempromosikan seni fotografi dan mendorong generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui lensa kamera. Kami berharap pameran ini memberikan informasi, edukasi, motivasi, komunikasi visual dari berbagai budaya dan gaya kreativitas untuk memperluas wawasan tentang fotografi dan seni bagi yang melihatnya.

Persiapan pameran “Borderless” dilakukan di tengah pandemi global. Tema pameran, bahwa tidak ada batas nyata dalam keberadaan manusia, telah mengambil relevansi baru. Pandemi telah mengubah interaksi manusia. Lokasi fisik menjadi tidak berarti. Komunikasi virtual memainkan peran yang semakin penting dalam menghubungkan orang.  Seiring arus informasi, teknologi, pengetahuan, dan pertukaran budaya terus meningkat tak terelakkan, PSA terus beradaptasi dengan perubahan untuk berinteraksi dengan anggota dan semua fotografer yang memiliki minat yang sama.

Pameran diselenggarakan pada 28 Agustus 2021- 10 September 2021, bertempat di Galeri R.J Katamsi ISI Yogyakarta, pukul 9 pagi hingga 4 sore.

Pameran yang secara resmi di buka oleh Rektor ISI Yogyakarta, Prof. Dr M. Agus Burhan MHum dan Presiden PSA 2021-2023, J.R. Schnelzer, MS, FPSA, MPSA2, EFIAP, secara daring, di hadiri oleh para staff pengajar dan pimpinan FMSR ISI Yogyakarta dan anggota PSA dari seluruh dunia.

Pembukaan ditempat lokasi pameran di hadiri oleh Rektor ISI Yogyakarta, Dekan Fakultas Seni Media Rekam, Dr. Irwandi, M.Sn, Wakil Dekan Fakultas Seni Media Rekam, Dr. Edial Rusli, S.E., M.Sn , Ketua Jurusan Fotografi Oscar Samaratungga, SE, M.Sn dan undangan terbatas dari FMSR ISI Yogyakarta. Sedangkan dari PSA hadir perwakilan PSA oleh PSA International Relationships Vice President (Wakil Presiden Hubungan Internasional) yang juga Direktur Art Photography of Indonesia, Agatha Anne Bunanta, S.E. MBA.

Pameran “Borderless” mewakili semua jenis dan genre fotografi sebagai ekspresi seni. Total 243 foto yang dipamerkan terdiri dari 188 foto dari 188 anggota PSA (66 anggota PSA diantaranya berasal dari Indonesia) yang berada di 60 negara, dan 55 foto dari 55 fotografer dosen, mahasiswa, dan kolega/mitra kampus ISI Yogyakarta. 

Kurator Pameran: Agatha Anne Bunanta, S.E., MBA, HonCNPS, Hon SSS, FPSA, GMPSA, GPSA, EFIAP/p, ARPS, GPU-Cr4, GPU-VIP3, E.FPSI, A.FPSI (International Relationships Vice President PSA Worldwide dan Perwakilan PSA di Indonesia dan Direktur Art Photography of Indonesia) dan Oscar Samaratungga, S.E., M.Sn. (Jurusan Fotografi, FSMR ISI Yogyakarta).

Tujuan Pameran yakni;

1. Memublikasikan karya mahasiswa dan dosen Jurusan Fotografi, FSMR ISI Yogyakarta dalam tataran Internasional.

2. Memublikasikan karya dan pemikiran dosen dan mahasiswa melalui katalog ber-ISBN.

3. Menjalin kerjasama International antara Jurusan Fotografi FSMR ISI Yogyakarta dengan PSA.

4. Membuka jejaring Jurusan Fotografi FSMR ISI Yogjakarta ke komunitas fotografi internasional yang lebih luas.

5. Memperkenalkan Fotografer Indonesia di dunia fotografi International melalui PSA.

6. Memperkenalkan sebagian anggota PSA dari berbagai negara ke komunikas fotografi Indonesia.

Manfaat Pameran adalah untuk membangun dan memperluas jaringan kerja sama dengan mitra strategis internasional. Memperluas wawasan dari fotografi dan seni dari para fotografer Indonesia khususnya mahasiswa FSMR, serta Memenuhi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi: yaitu dosen dan mahasiswa memamerkan karya melalui proses kuratorial oleh kurator eksternal.

Tentang PSA Woldwide (Photographic Society of America Worldwide)

Photographic Society of America Worldwide (PSA Worldwide), didirikan pada tahun 1934, adalah organisasi internasional yang menyediakan sumber daya berlimpah untuk fotografer, dari pemula hingga professional. PSA menawarkan pembelajaran online, webinar, kelompok belajar, kompetisi, mentor, dan konsultan. Keanggotaan PSA terdiri lebih dari 82 negara, 5800 anggota, 460 klub dan 12 cabang di seluruh Amerika Serikat. Kantor PSA berlokasi di Oklahoma City, Amerika Serikat.

PSA didirikan untuk "Mempromosikan Seni dan Ilmu Fotografi." Dan untuk itu, Pernyataan Misi PSA memandu semua program, layanan, dan kegiatan PSA.

PSA mempromosikan seni dan ilmu fotografi sebagai sarana komunikasi,mapresiasi citra, dan pertukaran budaya.

PSA memberikan pendidikan, informasi, inspirasi, dan kesempatan bagi semua orang yang tertarik dengan fotografi.

PSA mendorong pertumbuhan dan ekspresi pribadi, kreativitas, keunggulan, dan perilaku etis dalam semua aspek  fotografi

Pameran Cetak Internasional PSA di inisiasi oleh PSA Hubungan International pada tahun 2018. Dalam menggelar pameran PSA di berbagai negara, PSA terhubung dengan fotografer di negara-negara tersebut, tetangga mereka, dan fotografer dari seluruh dunia.

PSA telah mengadakan Pameran Internasional PSA di Hanoi (Juni 2018) dan Kota Ho Chi Minh (Juli 2018) di Vietnam, di Rabat, Maroko (Juli 2018), Sharjah, Dubai (November 2018), Muscat, Oman (November 2018), Filderstadt, Jerman (Maret 2019), dan Dhaka, Bangladesh (Agustus 2019).

Pameran di empat lokasi di China: Beijing (Agustus 2019), Shanghai (November 2019), Shaoxing (November 2019), dan Cifeng (Desember 2019). Pameran terakhir sebelum pandemi  adalah di Kolombo, Sri Lanka (Februari 2020). PSA akan terus menyelenggarakan serangkaian pameran tur keliling dunia sesuai misi PSA untuk mempromosikan seni dan ilmu fotografi.

Sekilas tentang Art Photography of Indonesia (API)

Art Photography Indonesia (API) didirikan di Jakarta, pada April 2015. API yang terdaftar resmi sebagi Yayasan ini adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh fotografer antusias yang memiliki dedikasi dan hasrat dalam fotografi. Organisasi ini mengusung kegiatan utama yang menitikberatkan pada bidang sosial dan kemanusiaan yang berhubungan dengan Fotografi.

API terbuka untuk kerjasama dan kerjasama apapun, baik nasional maupun internasional. Misi yang bangun API ialah membangun kesadaran dan apresiasi masyarakat untuk peduli dan proaktif dalam seni fotografi. API menghubungkan, mendorong, dan memperluas kerjasama, komunikasi, kolaborasi dan jejaring dengan organisasi dan individu fotografi baik nasional maupun internasional, dengan penekanan pada komunitas international untuk perkembangan dan kemajuan pendirikan fotografi dan seni rupa di Indonesia.

API adalah anggota dari PSA dan anggota ILFIAP dari FIAP (Fédération Internationale de l'Art Photographique). API diketuai Agatha Anne Bunanta, S.E., MBA, HonCNPS, Hon SSS, FPSA, GMPSA, GPSA, EFIAP/p, ARPS, GPU-Cr4, GPU-VIP3, E.FPSI, A.FPSI dengan sekretaris dr. Edwin Djuanda, Hon.CNPS, Hon.E.FPSI, ARPS, AFIAP, GPU-Hermes.

Sejak didirikan, API telah menyelenggarakan tujuh pameran internasional. Tiga di tahun 2016: Istanbul dan Konya di Turki dan di Bangkok, Thailand. Lainnya adalah Sint-Truiden, Belgia (2017), Hanoi, Vietnam (2018), Denhaag, Belanda (2019), dan Pameran Virtual di Istanbul, Turki pada tahun 2021. (Heri Abi Burachman Hakim/Antok Wesman-Impessa.id)