Ekonomi-Bisnis

Tim KKN IT 104 UMY Bantu Pemasaran UMKM Desa Tamantirto Menggunakan E-Commerce

Tim KKN IT 104 UMY Bantu Pemasaran UMKM Desa Tamantirto Menggunakan E-Commerce

Tim KKN IT 104 UMY Bantu Pemasaran UMKM Desa Tamantirto Menggunakan E-Commerce

Impessa.id, Yogyakarta: Menjadi wirausahawan bukanlah pekerjaan mudah bagi para mahasiswa, khususnya yang berada di semester akhir. Namun hal itu tidak menjadi penghalang bagi Lukman Fauzi Rosidi dan timnya untuk berwirausaha, dimulai dari Program Kreativitas Mahasiswa “Kedai Soerabi Kajojo” dengan menu utama Serabi dan Citruk khas Bandung. Meski diawali dengan modal yang terbilang sedikit, kedai itu unggul dalam pemilihan tempat strategis.

Tim Kuliah Kerja Nyata Berbasis IT -KKN IT 104 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta -UMY melakukan pengabdian di kedai yang terletak di Jalan Gatak, Tamantirto, selama bulan Juli hingga akhir Agustus 2020.

Dalam pengabdiannya, tim KKN IT 104 melakukan pendampingan digital marketing dengan membuat gerakan E-Commerce “Grab for Business”. Tim KKN IT 104 yang diketuai oleh Hendi Indra Prasetya membantu UMKM -Usaha Menengah-Kecil-Mikro, untuk memperluas pemasaran dan juga membantu memudahkan pelayanan dengan bergabung ke platform Grab for Bussiness, serta membantu melakukan promosi melalui Instagram Adsense.

Hendi mengungkapkan bahwa pandemi yang melanda memang berpengaruh terhadap kegiatan wirausaha namun jika ada iktiar akan ada solusinya. “Semoga kegiatan yang kami lakukan ini dapat membantu UMKM untuk mengembangkan usahanya, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk pemasaran dan promosi, sehingga kegiatan berwirausaha menjadi lebih praktis,” ungkapnya.

Program KKN berbasis IT di Kedai Soerabi Kajojo mendapat tanggapan positif dari Dr Halim Purnomo MPd L, selaku dosen pembimbing lapangan. “Kegiatan ini dilakukan agar dapat mengikuti tuntutan dan kompetisi bisnis di era digital seperti saat ini. Semoga kehadiran tim KKN IT 104 dapat membantu pengembangan UMKM khususnya yang berada di desa Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta,” tutur Dr Halim Purnomo. (Ays BHP UMY/Antok Wesman-Impessa.id)