Ekonomi-Bisnis

Jogja Cocoa Day Di Atrium Hartono Mall Mengedukasi Publik Tentang Sejarah Cokelat

Jogja Cocoa Day Di Atrium Hartono Mall Mengedukasi Publik Tentang Sejarah Cokelat

Jogja Cocoa Day Di Atrium Hartono Mall Mengedukasi Publik Tentang Sejarah Cokelat

Impessa.id, Yogyakarta : Jogja Cocoa Day yang digelar di Atrium Hartono Mall Yogyakarta memasuki hari terakhir, Minggu, 20 Oktober 2019, masih ada kesempatan bagi publik terutama keluarga, orang tua untuk mengajak putra-putrinya ke acara itu, karena banyak display edukasi mengenai Cokelat, mulai dari asal-usulnya, penanamannya hingga ke pengolahannya menjadi Permen Cokelat kesukaan semua orang, semua umur, bahkan dibeberkan manfaat dari mengkonsumsi Cokelat tersebut.

Bekerjasama dengan produsen Cokelat lokal, Cokelat Monggo yang produksinya ada di Kotagede Yogyakarta, Hartono Mall untuk pertama-kalinya menghadirkan Jogja Cocoa Day, dengan tujuan utama mengedukasi masyarakat khususnya pelajar mengenai sejarah Cokelat secara lengkap dan sederhana sehingga mudah dipahami.

“Sebenarnya berangkat dari idealisme dulu sih, ingin mengasih edukasi tentang cokelat, untuk itu gak bisa sendiri nih, kita perlu nggandeng yang memang pakarnya, ahlinya di bidang cokelat. Dari situ kita jadi ikutan belajar, dari situ ketemu konsepnya, kenapa kita gak bikin Jogja Cocoa Day, semestinya event ini digelar di bulan September sebagai bulannya Cocoa Day, berhubung WICSF nya di bulan Oktober, ya Cocoa Day nya kita adakan di Oktober, tetapi next kita helat di bulan September,” ungkap Dian Widiyanti, General Manager Hartono Mall Yogyakarta. Dian berharap event Jogja Cocoa Day kedepannya bisa menjadi salah satu destinasi wisata Jogja.

Andin de Tournee, sebagai owner Cokelat Monggo mendukung sepenuhnya apa-apa yang menjadi harapan GM Hartono Mall Dian Widiyanti. Dalam kesempatan itu Maestro tari Didik Nini Thowok yang dalam opening Jogja Cocoa Day tampil dengan tarian khas “Dua Muka” kepada Impessa.id mendukung digelarnya event tersebut. “Kita harus mengangkat potensi Jogja, Cokelat Monggo kan dari Jogja, banyak potensi lokal Jogja yang perlu untuk dipublish seluas-luasnya,” tuturnya.

Steffen Hitscher, Marketing Manager Cokelat Monggo Yogyakarta yang fasih berbahasa Indonesia, ketika dikonfirmasi Impessa.id terkait dukungan pihaknya atas perhelatan Jogja Cocoa Day mengatakan bahwa selain pihaknya punya toko Cokelat di Lantai 2 Hartono Mall dengan nama Pralin, ada hasrat besar mengangkat Cokelat Indonesia ke pasar dunia. “Jogja Cocoa Day adalah gagasan yang bagus untuk kedepannya, mengingat Indonesia merupakan negara produsen cokelat dengan peringkat ke-tiga terbesar di dunia, setelah Pantai Gading dan Ghana, keduanya di Afrika Barat, namun pasar yang sangat besar di dalam negeri sendiri sangat potensial dan kami ingin produk Cokelat Monggo semakin mendunia,” ujar Steff.

Jogja Cocoa Day di Atrium Hartono Mall mengusung tema “The Secret Temptation of Chocolate” saat openingnya dimeriahkan dengan tampilan tarian dan parade mengenakan kostum Suku Maya dari Amerika Latin yang pertama kali menemukan cokelat. Selama pelaksanaannya, tersaji aneka produk dari Cokelat Monggo, juga produk dari Cokelat Ndalem dari Jogja, Maryanne Cake, Cinema Bakery, Bakpiaku dan Pesona Hotel Tugu. Juga atraksi Chocolate Creating experience, Chocolate Batik, Face Painting, Chocolate Museum dan Chocolate Talkshow, Workshop dan Bazaar. (Antok Wesman-Impessa.id)