Museum TAMAN TINO SIDIN Yogyakarta Rayakan BULAN MENGGAMBAR NASIONAL Mei 2026
Impessa.id, Yogyakarta, Indonesia, Mei 2026: Merayakan Bulan Menggambar Nasional Mei 2026, Museum Taman Tino Sidin Yogyakarta menggelar Pameran Sketsa Pak Tino Sidin untuk megenang dan mengingatkan kepada generasi sekarang bahwa beliau dahulu adalah Guru Gambar, mengajar di TVRI dari tahun 1970-an hingga tahun 1990-an, dalam acara ‘Gemar Menggambar”.
Kepada Impessa.id, Titik Tino Sidin, selaku pewaris yang kini mengelola Museum Taman Tino Sidin menuturkan, “Disitu Pak Tino Sidin mengajak anak-anak untuk senang menggambar, sebagai kegiatan hidup yang positip yang dilakukan oleh anak-anak sekaligus pembentukan karakter anak. Kata-kata tag-line Pak Tino Sidin yaitu Garis Lurus dan Garis Lengkung, sebagai dua garis yang sangat penting dalam beajar menggambar,” ujarnya.
“Cara mengajar Pak Tino Sidin untuk mudah diterima oleh anak-anak termasuk kata pujian ‘Bagus’ dari Pak Tino Sidin yang diberikan kepada setiap anak yang menggambar, menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak, sehingga mereka semakin gemar menekuni acara menggambar,” imbuh Titik Tino Sidin.

Selaras dengan momentum Bulan Menggambar Nasional Mei 2026, dan sebagai bagian dari rangkaian berbagai acara di Yogyakarta mengacu pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 yang mengusung tema “Kebangkitan Menggambar, Menggambar Kebangkitan” diantaranya pameran di Gallery RJ Katamsi ISI Yogyakarta, maka peserta Indonesia Raya Menggambar, musyawarah besar Pelukis Nusantara, diajak untuk berkunjung ke Museum Tino Sidin guna mengenang karya sang legenda.

Dalam kesempatan itu pelukis Listie Yanti yang hadir di Museum Taman Tino Sidin menambahkan, dalam merayakan Bulan Menggambar Nasional Mei 2026, pelukis-pelukis dari sembilan zona di Tanah Air berkumpul di Yogyakarta, menggelar musyawarah tersebut.
“Mereka perwakilan yang datang dari Sumatera, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, Menado-Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Sangihe dan Ternate. Kami undang mereka sebelum pulang ke daerahnya masing-masing untuk mampir ke Museum Legenda Guru Gambar Indonesia ini,” tutur Listie Yanti.

Abdul Hapis salah seorang perwakilan dari Jambi-Sumatera, ketika ditemui Impessa.id mengakui bahwa dirinya punya hobi melukis meski berlatar belakang pendidikan Agro-Teknologi, ingin bertemu dengan seniman-seniman di Jogja.
“Ini kesempatan saya ke Museum Taman Tino Sidin Jogja, setelah mengikuti musyawarah, saya ingin ketemu dengan seniman-seniman sesungguhnya disini, adapun tentang sang legenda menggambar Tino Sidin, jujur baru ini saya tahu, museum ini pun baru kali ini saya datangi, senang bisa berkumpul dengan seniman Jogja,” aku Abdul.


Momentum berkumpulnya pelukis peserta Indonesia Raya Menggambar 2026 di Museum Taman Tino Sidin Yogyakarta yang dihadiri oleh seniman senior Arahmayani dan presiden 'Indonesia Raya Menggambar' Edo Pop, diwarnai dengan demo menggambar bersama, seraya mengenang Teknik Garis Lurus dan Garis Lengkung, yang menjadi basic menggambar yang diajarkan Legenda Gambar Tino Sidin kepada anak-anak di era 70-90-an, dan acara diakhiri dengan santap siang bersama. (Feature of Impessa.id by Antok Wesman)

