Pengajian Seneng Takon, Cinta Tanah Air, Berlangsung Senin, 19 Agustus 2019, Di Aula Masjid Al Istiqomah Sewon-Bantul.
Pengajian Seneng Takon, Cinta Tanah Air, Berlangsung Senin, 19 Agustus 2019, Di Aula Masjid Al Istiqomah Sewon-Bantul.
Impessa.id, Yogyakarta : Pengajian Seneng Takon semakin digemari masyarakat dan kehadirannya di setiap tanggal 19 senantiasa dinanti-nantikan khalayak luas, terlebih para penggemar setianya. Memasuki putaran yang ke-9 dan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, Pengajian Seneng Takon hadir dengan tema “Islam, Nasionalisme, dan Masa Depan Indonesia” bertempat di Aula Masjid Al Istiqomah, Prancak Glondong, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Senin, 19 Agustus 2019.
Di mulai pukul 18.00 WIB atau selepas Maghrib, rangkaian Pengajian Seneng Takon diawali dengan simakan Alquran dari Majlis Tasmiul Quran Desa Panggungharjo pimpinan KH. R. Najib Abdul Qadir (Pengasuh PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta). Sementara untuk pengajiannya dimulai setelah Salat Isya.
Kegiatan yang dipandu oleh Miko Cakcoy Pathoknegoro menghadirkan pembicara tamu yang berkompeten, yaitu Drs. H. Abdul Halim M. (Wakil Bupati Bantul), Letkol Kav. Didi Carsidi, S.Sos., M.I.Pol., dan narasumber tetap sekaligus penggagasnya, KH. Ikhsanudin (Dekan Fakultas Usuludin IIQ An Nur Bantul).
Ditanya mengenai tema yang diangkat, KH. Ikhsanudin mengatakan bahwa Islam mengajarkan kita untuk cinta pada tanah air. “Kecintaan ini merupakan salah satu bukti bahwa kita memiliki iman. Jika kita tidak memiliki kecintaan pada tanah air, maka rusaklah negeri kita. Kekuatan cinta itulah menjadi dasar untuk membangun negeri kita tercinta. Dan itu ada dasarnya di dalam Islam. Apa dasarnya? Ya, silakan datang saat pengajian,” jawabnya diselingi canda.
Menyelenggarakan kegiatan rutin bukanlah hal yang mudah, apalagi terhitung kegiatan besar, untuk itu, Budiantoro selaku Ketua Panitia membagi tipsnya. “Kebutuhan masyarakat akan adanya Seneng Takon inilah yang menjadi kuncinya, artinya, syiar kita ini memang dibutuhkan. Kalau dibutuhkan masyarakat, kita siap, selanjutnya adalah tim yang solid dan ikhlas,” tuturnya.
Budiantoro mengajak kepada siapa saja agar tidak lelah mensyiarkan Islam dalam berbagai bentuk sesuai kemampuan masing-masing. Sebagaimana tradisi Pengajian Seneng Takon, kegiatan ekonomi dalam skala kecil juga disertakan, berupa Sstand Bazar. Panitia memberikan ruang bagi masyarakat untuk membuka stand bazar selama pengajian berlangsung, dengan menghubungi panitia, agar dapat ditata rapi. Bagi yang berminat bisa menghubungi Cak Pipin di nomor 085645641872. Pengajian Seneng Takon juga dimeriahkan dengan Hadroh Al Hidayah, seluruh acara terbukauntuk publik dan gartis. (Ari Prabowo/Antok Wesman)
