Rohmansyah Mengajak Meningkatkan Kualitas Ibadah Pasca Ramadan
Khatib Rohmansyah Mengajak Seluruh Jamaah Sholat Idul Fitri 1440 Hijriyah, Rabu pagi, 5 Juni 2019, di Lapangan Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Untuk Meningkatkan Kualitas Ibadah Pasca Ramadan.
Impessa.id, Yogyakarta : Rohmansyah S.Th.I, M.Hum selaku Khatib Sholat Idul Fitri 1440 Hijriyah, Rabu pagi (5/6/19), dihadapan ribuan jamaah yang memenuhi Lapangan Sepakbola Kelurahan Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta, menyampaikan risalah bertema “Peningkatan Kualitas Ibadah Syawwal Pasca Ramadan”. “Setelah selama satu bulan penuh ummat Islam digembleng lahir dan batinnya, dalam kawah candradimuka Ramadan, kini memasuki 1 Syawwal 1440 Hirjiyah, bertepatan dengan 5 Juni 2019, seluruh muslim dituntut untuk lebih meningkatkan kualitas ibadah, sebab bulan Syawwal disebut dengan irtifa’u al-Syai’i ala al-Syai’i yakni bulan mengalirkan segala ibadah saat Ramadan ke bulan-bulan selanjutnya,” tutur Rohmansyah.
Menurut Rohmansyah, upaya peningkatan kualitas ibadah dikategorikan kedalam tiga dimensi, pertama Dimensi Tauhid Ilahiyah. Pada dimensi ini, setiap Muslim dituntut untuk meneguhkan keimanan kepada Allah SWT dengan mengamalkan Dua Kalimat Syahadat, sehingga dirinya bersikap istiqamah dalam kehidupan, dan teguh pendirian. Orang-orang yang mendapatkan manisnya iman, sebagaimana dikatakan Rasulullah Muhammad SAW. “Tiga hal yang dimana orang telah mendapatkan manisnya iman, yaitu ketika Allah dan RasulNYA lebih dicintai olehnya. Ia mencintai seseorang karena Allah, dan dia tidak suka kepada kekafiran, sebagaimana tidak suka dilemparkan kedalam api neraka,” (HR.Al-Bukhari)

Dimensi kedua yaitu, Dimensi Akhlak. Pada dimensi ini setiap muslim dituntut untuk meng-implementasikan dimensi Tauhid Illahiyah yang dia yakini, kedalam seluruh aspek kehidupan, seperti dalam lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Menjaga martabat dirinya sebagai insan mulia, yang tercermin dari kebaikannya kepada sesama, baik secara lisan maupun perbuatan. Sebagaimana hadist yang ditulis oleh HR Abu Dawud, al-Tirmizi, Ahmad dan al-Darimi yang menyatakan bahwa dari Abu Hurairah berkata, Rasululllah SAW bersabda Orang Mukmin yang paling sempurna Iman-nya adalah yang paling baik akhlak-nya, budi-pekerti-nya dan perilaku-nya kepada sesamanya.
Rasulullah bersabda, “Orang yang Muflis (bangkrut) yaitu mereka yang suka mencela, suka memfitnah, suka memakan hak orang lain secara batil, dan suka menumpahkan darah serta memukul orang lain, maka orang itu akan kehabisan semua kebaikan yang pernah dilakukannya, karena di Hari Pengadilan, semua amal kebaikannya kelak diberikan kepada orang yang pernah dia sakiti. Orang yang Muflis tersebut dilemparkan ke Api Neraka.” (HR Muslim)

Dimensi ketiga yakni Dimensi Muamalah Duniawiyah, interaksi kepada sesama. “Didalam ajaran Islam, aspek Muamalah Duniawi diwujudkan kedalam Zakat, Infak dan Sedekah, yang dihimpun dalam Lembaga Amir Zakat Infak dan Sodaqoh (LAZISMU) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), wadah penyalur ke masyarakat miskin, anak-anak yatim, anak-anak terlantar dan kaum yang lemah (Mustad’afin), sebagaimana tercantum dalam Al Quran Surat Al A’la, ayat 14-17 yang berbunyi, Sungguh beruntung orang yang mensucikan jiwanya dan menyebut nama Allah lalu sholat, sementara kamu orang yang mementingkan kehidupan dunia, padahal kehidupan akherat lebih baik dan kekal,” ujar Rohmansyah.
Diakhir khutbahnya, Khatib Rohmansyah mengajak seluruh jamaah Sholat Iedul Fitri di Lapangan Sepakbola Kelurahan Tamantirto tersebut untuk memaksimalkan ibadah di bulan Syawwal dengan penuh keikhlasan, penuh ketaatan dan penuh ketundukan kepada Allah SWT, sehingga termasuk orang-orang yang Muflihun (Orang-orang yang beruntung), meraih kesuksesan hidup di dunia dan di akherat.

Dalam kesempatan itu M. Tufar dari Panitia PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) wilayah Tamantirto Selatan mengumumkan jumlah Zakat yang dikumpulkan dari 23 Masjid dan Musholla se Tamantirto Selatan, tercatat per Selasa pukul 17.00 WIB, sebanyak 17.317,5 Kilogram Beras dan 49-juta-485 ribu rupiah Zakat Mal. Sedangkan laporan keuangan PHBI Tamantirto Selatan pada Iedul Adha 1439 Hijriyah, Saldo tercatat 20-juta-812.500 Rupiah.
Berikut daftar nama-nama 23 Masjid dan Musholla di wilayah Tamantirto Selatan: Masjid Nurul Iman – Kembaran, Masjid Al Hikmah Wiworo Jati – Telukan, Masjid Al Ghofur – Kembaran, Musholla An Naim – Kembaran, Masjid Iman Wijaya – Depok, Masjid Baitul Ulum – Gonjen, Masjid Al Hikmah – Kembaran, Masjid Al Barokah – Kembaran, Masjid Khoirul Ummi – Kembaran, Masjid Jabbal Noor – Gunung Sempu, Masjid Nur Huda – Bayaran, Musholla Baiturrohmah – Sendang, Masjid Husnul Khotimah – Kasihan, Masjid Khasan Yahya – Kasihan, Masjid al Ikhlas – Kasihan, Masjid Nur Ummi – Sumberan, Masjid Jetis – Jetis, Masjid Baitul Jannah – Jetis, Musholla Al Ma’ruf dan Masjid Mifthahus Shudur – Karang Jati, Masjid Lailatul Qodar – Gangin, Masjid As Syifa – Perum PKU Gangin, Masjid Nur Islam – Gunung Buthak, dan MTA. (Antok Wesman)
