Lewat Pengabdian Masyarakat, Dosen UMY Siapkan Pemuda Sorolaten, Menjadi Youtuber
Impessa.id, Yogyakarta : Salah satu kewajiban dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, adalah Pengabdian Kepada Masyarakat, Salah satu pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Slamet Riyadi, ST, MSc, PhD, dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yakni, menggelar Workshop “Mau Jadi Youtuber” teruntuk anak-anak muda di Sorolaten, Sidokarto, Godean, Yogyakarta, pada Kamis (18/04/19).

Acara yang berlangsung di Warung Kopi Semarangan, Godean tersebut mengusung tema “Peningkatan Literasi Internet Bijak Bagi Pemuda Sorolaten, Sidokarto, Godean”. Kepada tim Biro Humas dan Protokol UMY, Jum'at (19/4/19) Slamet menerangkan tujuan diselenggarakannya workshop tersebut. “Mengingat perkembangan teknologi yang semakin canggih dan pesat, anak-anak muda tentu membutuhkan wadah yang tepat untuk menuangkan kreatifitasnya. Salah satunya yang sedang marak adalah Youtube. Oleh karena itu, workshop untuk menjadi youtuber itu seperti apa, di balik youtuber yang sudah terkenal ada apa saja ilmu yang dapat dipelajari, dan manfaat-manfaatnya seperti apa, kita berikan dengan mendatangkan ahlinya, untuk anak-anak muda di Sorolaten,” jelasnya.

Menurut Slamet, tidaklah cukup workshop satu kali untuk paparan tentang Youtuber. “Untuk meningkatkan literasi teknologi informasi dalam menghadapi revolusi Industri 4.0 saat ini, kami ingin memberikan pemaparan materi terkait kiat-kiat menjadi Youtuber lebih dalam, sehingga anak-anak muda paham dalam penggunaannya serta kegunaannya bagi masyarakat. Pertemuan pertama kami hadirkan narasumber Dian Rochmad Bayutirto dari Vlogger Jogja, yang memaparkan tata-cara membuat video dan mengeditnya menggunakan handphone. Di pertemuan kedua, kami fokus tentang bagaimana menjadi Vlogger, dan di pertemuan ketiga yang sekaligus pertemuan terakhir, diadakan lomba membuat video untuk di unggah di Youtube,” tambah Slamet.
“Pengabdian Masyarakat ini digelar bekerjasama dengan Perkasa, Karang Taruna Sorolaten, Sidokarto, Godean. Mengingat anak muda sudah sering melihat Youtube, ada baiknya kalau mereka bisa memanfaatkannya dengan membuat konten-konten semenarik mungkin,” tutup Slamet. (CDL/Antok Wesman)

