Ekonomi-Bisnis

Bulan Santri, SPIDI Eksekusi Program Diniyah Ngaji Alala, Bisnis Sablon dan Salurkan Modul Pembelajaran

Bulan Santri, SPIDI Eksekusi Program Diniyah Ngaji Alala, Bisnis Sablon dan Salurkan Modul Pembelajaran

Bulan Santri, SPIDI Eksekusi Program Diniyah Ngaji Alala, Bisnis Sablon dan Salurkan Modul Pembelajaran

Impessa.id, Yogyakarta: Yayasan Spirit Dakwah Indonesia -SPIDI Cabang Yogyakarta di bulan Oktober (Bulan Santri) ini produktif dalam melaksanakan program kegiatannya. Beberapa diantaranya adalah membangun usaha mandiri dengan sahabat-sahabat muda di desa Ambarketawang, Gamping, Sleman, DIY, untuk membangun kemandirian ekonomi dan juga pemberdayaan pemuda berupa Bisnis Sablon. Dengan tujuan kemandirian yayasan dan juga membangun ekonomi tangguh dari para pemuda yang ada di desa Ambarketawang.

Usaha sablon itu merupakan usulan dan potensi dari para pemuda di desa Ambarketawang, dimana mulai dari produksi sampai pada pemasaran dikelola sepenuhnya oleh Divisi Ekonomi Yayasan Spirit Dakwah Indonesia Cabang Yogyakarta AP Photo dan Desain yang dimanajeri oleh Suroso dibantu assistant Manager Rio. Tujuan jangka panjang agar Yayasan Mandiri secara ekonomi sehingga bisa men-support program-program social, seperti pembelajaran TPQLB di sekolah-sekolah.

Para pemuda di Desa Ambarketawang juga memulai ngaji Diniyah pada hari Jumat, 1 Oktober 2021 pukul 20.00 WIB di kantor Yayasan Spirit Dakwah Indonesia dengan mengaji kitab Alala Lirboyo ( https://youtu.be/NzF7TLlb668 ). Motivasi mereka sederhana yaitu berkumpul dan belajar bersama. Komitmen Yayasan sama,  ngaji gratis tanpa memungut biaya, bahkan santri yang belum punya Kitab ataupun alat pembelajaran sudah disiapkan di Kantor Yayasan Spirit Dakwah Indonesia.

Di bulan Oktober, Yayasan Spirit Dakwah Indonesia juga merealisasikan program mencetak dan mendistribusikan secara gratis puluhan Modul Pembelajaran dan Abata untuk ustadz ustadzah dan santri difabel yang ada di SLBN 1 Yogyakarta dan juga di SDN Demak Ijo 2. Program itu di-support oleh para donatur yang baik hati, termasuk Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI Dr H. Waryono Abdul Ghofur, M.Ag, dan didampingi oleh LAZISNU DI Yogyakarta.

Harapannya di tengah pandemi yang masih tersisa ini, santri dan ustadz ustadzah tetap bisa mengajar daring ataupun luring dengan segala keterbatasan yang ada. Bagi masyarakat yang berminat untuk mebeli bisa akses aplikasi online berikut; Saya menjual ABATA Belajar Huruf Hijaiyah seharga Rp 99.000. Dapatkan di Shopee sekarang! https://shopee.co.id/jayapustaka/13720321412?smtt=0.0.3. Saya menjual Modul TPQLB seharga Rp 90.000. Dapatkan di Shopee sekarang! https://shopee.co.id/jayapustaka/10954887216?smtt=0.0.3. (Sinung/Antok Wesman-Impessa.id)