Ekuin-Bisnis

IDX-RHB Gelar Investment Summit 2019 Di Yogyakarta

IDX-RHB Gelar Investment Summit 2019 Di Yogyakarta

IDX-RHB Gelar Investment Summit 2019 Di Yogyakarta

Impessa.id, Yogyakarta,  4 September 2019 – Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono dan Head of E-Broking PT RHB Sekuritas Indonesia, Thomas Nugroho kepada wartawan mengatakan, guna memajukan Pasar Modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT RHB Sekuritas Indonesia menyelenggarakan rangkaian acara IDX-RHB Investment Summit 2019 yang bertujuan untuk mempromosikan Pasar Modal Indonesia kepada investor lokal maupun global (Singapura dan Malaysia), dengan memberikan kesempatan untuk bertemu antara investor dan high net-worth individuals dengan pembuat kebijakan tingkat tinggi, pakar industri, dan thought leaders.

Seminar IDX-RHB Investment Summit pada hari ini, Rabu (4/9) di Yogyakarta Marriott Hotel dengan tema “Industrialisasi 4.0, Infrastruktur, dan Teknologi”, dibuka dengan sambutan oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dan Group Managing Director RHB Banking Group Dato' Khairussaleh Ramli. Dilanjutkan dengan keynote speech oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto di sesi pertama dengan tema “Indonesia as Manufacturing Powerhouse to Drive New Foreign Direct Investment Flow”. Diskusi panel pada sesi pertama, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fakhri Hilmi, dan Pengamat Ekonomi serta Menteri Keuangan Periode 2013-2014 Muhammad Chatib Basri turut hadir memberikan pandangan tentang industrialisasi dari perspektif regulasi keuangan dan ekonomi secara umum.

Pada kesempatan yang sama, PT RHB Sekuritas Indonesia memperkenalkan RHB TradeSmart ID yang telah diperbaharui dengan berbagai fitur baru, seperti fitur EKYC dan Watchlist (daftar pantauan), yang telah dikembangkan dengan cermat dan secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan investor dan calon investor. RHB TradeSmart ID yang baru membantu investor dalam perjalanan investasi mereka sejak awal proses pembukaan akun hingga mereka mendapat manfaat dari investasi mereka dengan proses yang dipercepat, presisi, dan mudah secara keseluruhan.

Kemudian pada sesi berikutnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen menyampaikan keynote speech terkait infrastruktur dari perspektif regulasi di industri bidang keuangan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Turut hadir, Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Edwin Syahruzad sebagai pemodal terkemuka untuk proyek investasi, Direktur Human Capital & Pengembangan PT Hutama Karya (Persero) Putut Ariwibowo serta SVP Head of Strategy & Business Development PT Waskita Karya (Persero) Tbk Daniel Fitzgerald Liman, sebagai kontraktor BUMN terkemuka dan penerima manfaat pembangunan infrastruktur Indonesia yang terlibat didalam diskusi panel membahas perkembangan terkini infrastruktur.

Selain industrialisasi dan infrastruktur, sektor teknologi di Indonesia saat ini tumbuh dengan cepat. Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi RI Rudiantara sebagai keynote speaker dalam sesi “Digitalizing Indonesia’s Growing Middle Class”. Selain itu, beberapa unicorn startup memberikan variasi pandangan tentang ekosistem startup Indonesia. Presiden Direktur Go-Jek Andre Soelistyo, Chief Strategic Officer Bukalapak Teddy Oetomo dan CEO Link Aja Danu Wicaksana menjadi panelis diskusi tentang dampak besar startup bagi pelanggan dan pasar di Indonesia.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menyampaikan, “Acara ini merupakan wujud dari sinergi di Pasar Modal, baik dari sisi regulator dan pelaku pasar untuk turut berperan aktif dalam memajukan Pasar Modal Indonesia. Selain itu, para investor juga mendapatkan informasi yang komprehensif dan langsung dari pemerintah, regulator Pasar Modal serta Perusahaan Tercatat terkait potensi yang ada di Pasar Modal Indonesia, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaannya untuk berinvestasi di Indonesia”.

Group Managing Director RHB Banking Group Dato’ Khairussaleh Ramli menyampaikan, “Indonesia merupakan penyumbang pertumbuhan ekonomi regional yang utama dan terus menunjukan prospek investasi yang menjanjikan. Sebagai grup perbankan regional, kami senang berpartisipasi dalam memetakan jalan ke depan dengan menyatukan badan pemerintahan, pembuat kebijakan, stakeholders pasar modal, dan pemimpin perusahaan pada suatu common platform untuk dapat memulai diskusi penting, berbagi wawasan, dan memperoleh kesempatan yang ada dalam ekonomi”.

Pada hari Kamis (5/9), acara diawali dengan IDX-RHB Seminar: Road to Initial Public Offering (IPO) untuk pemilik usaha yang diundang. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengisi sesi bersama Presiden Direktur PT RHB Sekuritas Indonesia Iwanho dan Direktur Utama PT Kino Indonesia Tbk Harry Sanusi memberikan pemaparan secara menyeluruh baik dari sisi manfaat, regulasi serta testimony kisah sukses Perusahaan Tercatat yang telah IPO, yang berguna bagi semua pemilik usaha dan UKM yang tertarik untuk go public di Pasar Modal Indonesia saat ini.

Acara dilanjutkan dengan Large Track Corporate Presentation yang menghadirkan Pembicara Lo Kheng Hong serta perwakilan dari Perusahaan Tercatat dipertemukan dengan investor. Selain seminar, BEI dan PT RHB Sekuritas Indonesia juga menyelenggarakan one-on-one meeting antara investor institusi dan Perusahaan Tercatat. Dengan one-on-one meeting tersebut, para investor memiliki kesempatan untuk mendapatkan update, serta prospek pasar Indonesia untuk tahun 2019 dan setiap sektor yang terkait. (Yulianto Aji Sadono/Thomas Nugroho/Antok Wesman).