Ekuin-Bisnis

RFB Menduduki Peringkat Pertama Pialang Berjangka Teraktif

RFB Menduduki Peringkat Pertama Pialang Berjangka Teraktif

RFB Menduduki Peringkat Pertama Pialang Berjangka Teraktif

Impessa.id, Jakarta : PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) berhasil menduduki peringkat pertama dalam The Most Active Members Of The Month “August 2019”. Pemeringkatan itu masuk dalam kategori Top 10 KBI League Table yang dirilis secara bulanan oleh PT. Kliring Berjangka Indonesia (Persero), sehingga RFB didaulat sebagai pialang teraktif dan terpercaya, dengan pelayanan yang terbaik.

Melalui rilis yang diterima Impessa.id, Andri menuturkan, bahwa pengelolaan bisnis investasi berjangka dengan Tata Kelola Perusahaan yang Baik menjadi kunci RFB dalam mempertahankan prestasi. RFB berdiri sejak tahun 2000, memiliki 10 kantor cabang yang kini tersebar di Jakarta (dua kantor), Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Palembang.

Dalam perjalanannya di industri Perdagangan Berjangka Komoditi, RFB telah beberapa kali mencetak prestasi yang membanggakan, antara lain, penghargaan yang berhasil dipertahankan selama beberapa tahun dan Peringkat I untuk Perusahaan Pialang dengan Volume Transaksi Bilateral Terbesar Tahun 2018, Peringkat II untuk Perusahaan Pialang dengan Volume Transaksi Multilateral Terbesar Tahun  2018, serta Perusahaan Pialang dengan Pemenuhan Kewajiban Keuangan atas Kepatuhan Pemenuhan Margin 2018.

“Prestasi ini adalah hasil dari upaya kami mempertahankan kepercayaan nasabah. Dari sisi produk, dapat dipastikan kami tidak jauh berbeda dengan perusahaan pialang lain. Yang membedakan adalah bagaimana kami melayani para nasabah setiap harinya,” tandas CEO RFB, Teddy Prasetya.

Melewati waktu enam bulan pertama di tahun 2019, kinerja PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) semakin moncer. Indikator tersebut terlihat dari dua hal, pertama pertumbuhan total volume transaksi yang naik sebesar 10,50% menjadi 680.141 lot dan kedua pertumbuhan nasabah baru yang meningkat 29,14% atau sebanyak 1.693 nasabah baru dibandingkan semester pertama tahun sebelumnya.

Total volume transaksi bilateral atau Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) masih menjadi pendorong utama kinerja Perseroan pada semester I dengan kontribusi mencapai 78,67 %, dan mengalami kenaikan sebesar 23,02% menjadi 535.069 lot. Sementara itu, total volume transaksi multilateral (komoditi) terkoreksi sebesar 19,65% menjadi 145.072 lot dibandingkan semester pertama di tahun 2018 sebesar 180.556 lot. (Andri/Antok Wesman)