Ekonomi-Bisnis

Jiffina -Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia, 13-16 Maret 2021, Targetkan Enam Ribu Pengunjung

Jiffina -Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia, 13-16 Maret 2021, Targetkan Enam Ribu Pengunjung

Jiffina -Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia, 13-16 Maret 2021, Targetkan Enam Ribu Pengunjung

Impessa.id, Yogyakarta: Perhelatan Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia (Jiffina) ke-6, 2021 diagendakan dihelat secara hybrid, luring dan daring, di Jogja Expo Center (JEC), selama empat hari, 13-16 Maret 2021.

GKR Mangkubumi, saat membuka pameran Jiffina ke-6, 2021 secara daring menuturkan, saat pandemi Covid-19, persaingan bisnis furnitur dan kerajinan menjadi semakin sulit. Jiffina sudah membuktikan diri sebagai satu-satunya pameran yang terselenggara di Asia Tenggara.

"Industri ini harus inovatif dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dalam produksinya. Sesuai dengan tema Jiffina kali ini yaitu 'Nature is back for eco lifestyle'," ujar GKR Mangkubumi, Rabu (23/12/2020).

Launching secara nasional Jiffina 2021 disaksikan oleh Bupati Bantul terpilih Abdul Halim Muslih, secara simbolis dilakukan penyerahan Bendera Pataka Jiffina 2021 dari Kepala Disperindag Daerah Istimewa Yogyakarta, Ir Aris Riyanta kepada Ketua Forum Jiffina Jawa Bali Dr Drs Timbul Raharjo MHum, selanjutnya diserahkan kepada Ketua Committee Jiffina 2021 Endro Wardoyo. Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Dra Ema Rachmawati.

Bupati Bantul terpilih Abdul Halim Muslih menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul mendorong dan memfasilitasi UMKM, guna menciptakan kesejahteraan yang lebih baik. Sebagai Kabupaten kreatif kriya, Pemkab Bantul harus mampu menangkap potensi furnitur dan kerajinan di Bantul.

"Klaster industri kreatif menjadi tantangan untuk segera direalisasikan di Bantul. Semua ada di Bantul, dari kerajinan berbahan dasar kulit, kayu, bambu, dan batik, hingga barang recycle," ungkap Abdul Halim Muslih.

Deputi Bidang Propasar Kemenkop dan UKM Victoria Simanungkalit MM menyampaikan, Jiffina merupakan bentuk kontribusi nyata dari Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) terhadap UMKM dan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan Jiffina diharapkan dapat meningkatkan citra produk UMKM Indonesia di kancah global.

"Saat ini memang diperlukan langkah strategis untuk mendukung ekosistem usaha yang nyaman bagi UMKM. Seperti diketahui, industri furnitur merupakan sektor padat karya yang selain menjadi prioritas bagi devisa negara, juga membuka lapangan kerja secara luas," ujar Victoria Simanungkalit

Sementara itu, Dirjen PEN Kemendag Ir Kasan MM menjelaskan, semua pihak harus tetap optimis melihat setiap peluang. Berbagai upaya promosi telah dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan ekspor produk furnitur dan kerajinan Indonesia. "Pangsa pasar terbesar, saat ini masih dikuasai oleh China," imbuhnya.

Selanjutnya, Dirjen IKMA Kemenprind Gati Wibawaningsih prihatin karena sejak pandemi Covid-19, industri furnitur sangat terdampak. Namun, seiring dengan perubahan pola pikir masyarakat dan adaptasi kebiasaan baru kondisi perlahan mulai membaik. "Kehadiran Jiffina menunjukkan komitmen dari semua pihak terhadap kemajuan UMKM, dari hulu ke hilir," jelas Gati.

Ketua Committee Jiffina 2021 Endro Wardoyo mengatakan, Jiffina 2021 menargetkan 6-ribu pengunjung. Untuk buyer domestik maupun internasional yang tidak bisa hadir langsung, dapat berkomunikasi secara live streaming.

Ketua Forum Jiffina Jawa Bali Dr Drs Timbul Raharjo MHum sangat mengapresiasi dukungan dari semua pihak sehingga Jiffina bisa terselenggara sampai dengan edisi keenam.

Launching Jiffina secara luring berlangsung dengan menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan dan Penyebaran Covid-19, yakni Memakai masker, Mengenakan face shield, Mencuci tangan dengan sabun, Menyemprotkan hand sanitizer, Menggunakan sarung tangan, Mengukur suhu tubuh, Melakukan rapid test antigen-swab, Menjaga jarak, Mencegah kerumunan, dan Mensterilkan area dengan menggunakan disinfektan segera setelah acara usai. (Ryan/Antok Wesman-Impessa.id)