Event

Sultan Hamengku Buwono X Kini Selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kwarda Gerakan Pramuka DIY

Sultan Hamengku Buwono X Kini Selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kwarda Gerakan Pramuka DIY

Sultan Hamengku Buwono X Kini Selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kwarda Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta

Impessa.id, Yogyakarta (28/11/2020) jogjaprov.go.id - Kwartir Nasional (Kwasnas) Gerakan Pramuka melantik dan mengukuhkan Majelis Pembimbing Daerah, Pengurus Kwartir Daerah, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka DIY Masa Bakti 2020-2025. Pelantikan dan Pengukuhan ini dilakukan di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta pada Sabtu (28/11/20) oleh Sekretaris Jenderal Kwarnas Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn) Bachtiar.

Dalam sambutannya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kwarda Gerakan Pramuka DIY mengatakan, dengan dilantik sebagai Majelis Pembimbing Daerah, justru menggugah kesadaran beliau untuk lebih intens mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Saat ini adalah momentum yang tepat untuk saya melakukan introspeksi diri, seberapa besar pengabdian pada masyarakat yang telah saya lakukan, khususnya dalam menunaikan Dharma Pramuka. Introspeksi diri ini mengandung makna dan pesan bahwa kita harus memahami semangat kelahiran Pramuka sebagai kader Bhayangkara NKRI,” ujar Sri Sultan.

Bagi Majelis Pembimbing Daerah dan Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka DIY lainnya, Sri Sultan pun berpesan, sebagai kakak yang baik, mereka harus bisa menjadi teladan bagi adik-adiknya. Tidak kalah penting, mereka pun harus selalu siap membantu dengan kemampuan, ketertampilan, dan keahlian yang dimiliki, sehingga ikrar yang telah diucapkan menjadi bermakna.

“Adapun pelantikan LPK Gerakan Pramuka DIY, menunjukkan bahwa dana hibah dari pemerintah daerah maupun sumbangan sukarela dari atau kemitraan program dengan pihak ketiga yang dilaporkan, bisa dikatakan memiliki akuntabilitas publik yang dipertanggungjawabkan. Lebih baik lagi jika LPK melakukan analisa dampak positifnya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang terbantu,” imbuh Sri Sultan.

Sri Sultan menambahkan, sebagai mitra pemerintah, hendaknya Pramuka juga turut berperan aktif membantu program pemerintah. Sebab menurut cita-cita Pramuka, hal ini sepadan dengan pendidikan Pramuka yang mengutamakan pembentukan watak. “Pramuka sejati wajib mengamalkan watak dan sikap positif kepada siapapun, di manapun, dan kapanpun. Dalam pengabdiannya, Pramuka memang tiada mengenal akhir, tapi sepanjang hayat,” tegas Sri Sultan.

Menurut Sri Sultan, Pramuka adalah wadah pilihan dan solusi handal masalah-masalah kaum muda. Hal ini sesuai visi dan misi Pramuka yang menuntun dan menularkan perilaku terpuji dari kaum muda yang sesuai dengan jiwa dan semangat Pramuka.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kwarnas Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn) Bachtiar pun membacakan sambutan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen (Purn) Budi Waseso. Bachtiar mengatakan, dalam Gerakan Pramuka, setiap bagian mempunyai fungsinya masing-masing.

Dijelaskannya, Mabida berfungsi untuk memberikan bimbingan, dukungan, dan fasilitas penyelenggaraan pendidikan kepramukaan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Kwarda berfungsi untuk membina dan mengelola Gerakan Pramuka di tingkat daerah, membina kwarcab dan organisasi pendukung di wilayah kerjanya, serta menjalin hubungan kerja sama dengan stakeholder terkait lainnya. “Dan keberadaan LPK adalah untuk menjaga transparansi keuangan kwartir agar dapat berjalan lebih baik,” imbuhnya.

Bachtiar pun menuturkan, pelantikan kali ini masih dibayangi dengan suasana keprihatinan akibat pandemi CoViD-19 yang belum usai. Semua pihak masih harus terus melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. Dalam hal ini, sejak awal Komisi Pengabdian Masyarakat Kwarnas Gerakan Pramuka telah turun tangan langsung membantu penanggulangan demi CoViD-19.

“Presiden Republik Indonesia selaku Ketua Majelis pembimbing Nasional Gerakan Pramuka pun telah memberikan arahan penting, yakni agar Gerakan Pramuka dapat menumbuhkan dua gerakan penting, yaitu Gerakan Kedisiplinan Nasional dan Gerakan Kepedulian Nasional,” paparnya.

Menindaklanjuti arahan Presiden RI tersebut, Bachtiar pun mengatakan, Kwarnas telah membentuk Satuan Tugas Pramuka Peduli CoViD-19. Satgas ini merupakan kelanjutan dari Satgas yang telah ada sebelumnya. Melalui Satgas ini, upaya Gerakan Pramuka untuk membantu penanggulangan pandemi CoViD-19, dapat lebih terarah, terukur, dan mendapatkan hasil yang lebih optimal. (Humas DIY/Antok Wesman-Impessa.id)