Feature

Memilih Masker Kreasi Disainer IFC Sambil Ngopi Di Galeria Mall Yogyakarta

Memilih Masker Kreasi Disainer IFC Sambil Ngopi Di Galeria Mall Yogyakarta

Memilih Masker Kreasi Disainer IFC Sambil Ngopi Di Galeria Mall Yogyakarta

Impessa.id, Yogyakarta: Galeria Mall Yogyakarta berkolaborasi dengan House of L’mar dan Efar Production yang menggandeng disainer anggota Indonesian Fashion Chamber -IFC serta Lawoek Coffee Tradisional Temanggung, menggelar “Pameran Masker Indonesia” bertempat di Lantai 1 Pusat Perbelanjaan Modern yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta.

Masker yang merupakan sarana penting APD -Alat Pelindung Diri, menjadi perhatian utama dimasa pandemi Covid-19 saat ini, yang mewajibkan setiap orang untuk mengenakan masker wajah, berperilaku hidup bersih, hidup sehat, jaga jarak, yang pada akhirnya menggiatkan kepedulian dan kreativitas pelaku industri  kreatif  agar masker bisa tampil keren tetapi dengan mementingkan unsur kesehatan dan fungsinya secara benar.

Phillip Iswandono selaku Ketua IFC didampingi Lia Mustafa kepada Impessa.id menuturkan bahwa masker selain sebagai alat penutup mulut dan hidung, namun bagi para fashion designer, masker bisa dirancang dengan gaya yang lebih fashionable.

Ternyata, masker kreasi disainer IFC tak melulu unisex, bisa dikenakan semua orang baik pria dan wanita, karena beberapa disainer menghadirkan masker wajah special untuk kaum Hawa. “Dunia fashion tetap membedakan antara male dan female, juga adanya androgin yang bisa unisex, seperti masker kreasi saya lebih ke unisex, tetapi banyak yang ditawarkan di pameran ini lebih untuk wanita. Ditunjukkan dengan warna soft, motifnya dengan karakter bunga-bunga-an, ada yang dihiasi manik-manik, dibordir dengan benang emas dan sebagainya, yang menunjukkan feminism,” aku Lia Mustafa, disela-sela pameran.

Masker yang dibuat menggunakan bahan kain segala jenis, dengan beragam kreasi, dipajang selama pameran di Galeria Mal Yogyakarta bisa diakses oleh semua kalangan, dengan range harga mulai dari 10-ribu rupiah hingga 150-ribu rupiah. Sehingga layak untuk mengganti masker koleksi pribadi setiap harinya, dengan masker yang berbeda-beda, rancangan para disainer yang masing-masing mempunyai ke-khasan tersendiri.

Terdapat nama-nama yang tidak asing lagi di kalangan industry fashion diantaranya, Phillip, Lia Mustafa, Lenny Agustin, Sofie Desain, Dewi Qu, Santri Muslim Wear, Adhy and Alie Accessories, Alphiana, Rengganis, Renda by ‘Rief House, Elkana Gunawan, Ammalee, House of Mia, Alma Riva, Hendri Budiman, Dannique, Wening’s Line, dan Luvia.

“Selama pandemi, melalui penerapan Stay At Home dan Work From Home, kami para disainer IFC tetap bekerja, memang awalnya sempat kaget juga, namun lama-kelamaan munculnya ide-ide baru untuk membuat masker, karena itu dibutuhkan semua orang. Kami turut mengambil peran penting dan mendukung pemerintah terkait Protokol Kesehatan di Tatanan Baru, yaitu masker menjadi kewajiban, maka IFC sangat peduli akan hal tersebut,” imbuh Lia Mustafa.

Inisiatif kolaborasi, kerja bersama-sama antara IFC dengan berbagai pihak, termasuk dengan Lawoek Coffee Tradisional Temanggung, dengan difasilitasi oleh Galeria Mall, terwujud kedalam Pameran Masker Indonesia yang menghadirkan karya kreasi 18 fashion designer anggota Indonesian Fashion Chamber seluruh Indonesia, dari Jakarta, Aceh, Pontianak, Makassar, Bandung, Semarang, Malang, Padang, Surabaya dan Yogyakarta sebagai tuan rumah, berlangsung hingga 7 November 2020.

Yang menjadi spesial didalam pameran Masker tersebut yakni digandengnya Lawoek Tradisional Coffee dari Temangggung, yang mengusung Kopi produk petani setempat. Sehingga sepanjang pameran berlangsung, pengunjung bisa memilih-milih masker kesukaan sambil ngopi yang disajikan oleh Barista bersertifikat Heru Kurniawan (20 tahun) asal Temanggung pula.

“Minuman kopi yang kami sajikan di Pameran Masker ini, kami olah secara manual brewing, karena di Galeria Mal cara seperti ini belum ada, yang ada pakai mesin semua, itu yang menjadi pembeda. Bagi kopi maniak tentu memilih yang orisinil, karena diolah secara balance dengan hati,” tutur Heru sambil tersenyum kepada Impessa.id.  

Kopi Arabika aseli Kebun Kopi Posong Temanggung dengan ketinggian 1600-1800 meter dpl -dari permukaan laut, diproses secara dry dan yang disajikan di Pameran Masker Galeria Mall Yogyakarta, antara lain, jenis Wine, Honey, Natural, Full Wash, dan Yellow Katura. Bagi Kopi Maniak tentu menikmatinya yang orisinil, tanpa gula. Meski begitu Heru, barista dengan jam terbang tiga tahun, yang ditemani Wildan, Barista baru, dengan jam terbang tiga bulan, juga menghidangkan aneka minuman segar Kopi Susu di mix sesuai selera, ada juga Gula Aren, Syrup, Coklat, Americano, Caramel, Green Tea, bahkan Thai Tea, baik panas maupun dingin.

Menurut Heru, Coffee-shop Lawoek Tradition millik pasangan Setio Lawoek dan Iis Siti Robiyatun, yang berada ditengah-tengah Pasar, Ruko Temanggung Indah Lantai 2, Temanggung, Jawa Tengah, dengan kapasitas kursi sebanyak 60, yang senantiasa ramai dikunjungi para kopi maniak, juga terkena imbas pandemi Covid-19. Terlebih adanya peraturan setempat yang menetapkan jam buka Coffeshop dibatasi hingga pukul 5 sore saja. Adanya uluran tangan dari IFC untuk buka gerai di pameran masker di Galeria Mall Yogyakarta, telah membangkitkan semangat dan optimis kedai kopi akan ramai kembali.

Selama pameran Masker, pengunjung mendapatkan welcome drink berupa tester Yellow Katura, kopi Arabika yang lebih fruty. Selain melayani delivery, produk Lawoek Traditional Coffee, juga dapat diakses secara online di Tokopedia, Sophie, via social-media IG @lawoek_coffee_2 atau WA ke nomor +62 813 2769 4846.  

Diharapkan pameran Masker Indonesia yang secara resmi dibuka oleh GKRBAA Pakualam, pada Minggu sore, (1/11/2020), menjadi ajang bisnis, dan disambut baik oleh masyarakat, sehingga bisa memberikan edukasi bahwa masker bisa tampil fashionable dengan tetap memperhitungan sisi kriteria dan tata aturan membuat masker, bahan yang nyaman, cutting yang pas dan pola yang benar, sehingga masker tetap terlihat indah, cantik, nyaman dipakai, tampil fashionable, serasi dan matching dengan busana yang dikenakan. (Lia Mustafa/Antok Wesman-Impessa.id)