Event

Lomba Lukis On The Spot Taman Tino Sidin Yogyakarta

Lomba Lukis On The Spot Taman Tino Sidin Yogyakarta

Lomba Lukis On The Spot Taman Tino Sidin Yogyakarta

Impessa.id, Yogyakarta: Sejak pukul 9.30 pagi, sejumlah mahasiswa dan pelajar dari berbagai institusi terlihat tersebar di beberapa sudut Museum Taman Tino Sidin yang berlokasi di Jl. Tino Sidin No. 297 Kadipiro, Yogyakarta. Beberapa diantaranya duduk di tepian jalan, yang lainnya berada di taman dan di pojok ruangan-ruangan dalam museum.

Mahasiswa dan pelajar yang kebanyakan dari jurusan seni itusedang mengikuti Lomba Lukis On The Spot yang digelar Museum Taman Tino Sidin dan Duta Museum DIY pada hari Sabtu (10/10/20), dalam rangka memeringati Hari Museum Indonesia 2020 dan 95 Tahun Tino Sidin, Guru Gambar Anak-Anak.

Para peserta penuh konsentrasi menggoreskan kuas dan cat air di kertas yang telah disediakan. Gaya realis dengan mengekspos arsitektur dan landskap museum banyak dipilih peserta. Namun ada juga yang menambahkan sentuhan ide imaginatif meskipun belum tergali maksimal. Selama dua jam batas waktu lomba, para peserta nampaknya juga menangkap ruang-ruang, jalinan tangga, taman, dan patung dalam karyanya.

"Sebenarnya mahasiswa semester awal dan pelajar tingkat SMK ini usia yang cukup sulit bagi mereka untuk mengekspresikan ide dan mengeksekusinya. Karena mereka sudah mendapatkan pelajaran dasar-dasar senirupa, jadi terkadang ekspresifnya berkurang dan sudah banyak berpikirnya. Bagi juri, ini juga cukup menyulitkan karena harus mempertimbangkan aspek tersebut dalam menilai karya. Secara garis besar karya yang dihasilkan cukup bagus," tutur Dra Dyan Anggraini selaku Ketua Juri. Dua juri lainnya adalah seniman Totok Buchori dan Titik Tino Sidin.

Para peserta memang banyak dari institusi khusus seni seperti ISI Yogyakarta, SMSR, dan Seni Rupa UNY. Namun ada juga yang dari UPN Veteran Yogyakarta, UNS, dan Universitas Sarjana Wiyata Yogyakarta.

"Kami memang menggandeng generasi milenial dengan tujuan untuk mengenalkan kembali sosok Tino Sidin yang mungkin sudah asing bagi mereka. Ini juga merupakan upaya untuk sosialisasi keberadaan Museum Taman Tino Sidin," ungkap Titik Tino Sidin, anak Tino Sidin sekaligus kepala Museum Taman Tino Sidin.

Lomba yang diikuti 35 peserta tersebut diharapkan juga menjadi ajang ekspresi dan penyaluran energi positif bagi para peserta. "Mereka kan sudah hampir tujuh bulan ini belajar secara daring, jadi tentu ada kebosanan. Daripada ikut demo atau tawuran kan lebih baik diberi kegiatan positif semacam ini," tambah Titik.

Lomba Lukis On The Spot Taman Tino Sidin Yogyakarta memperebutkan tropi, sertifikat, dan sejumlah uang pembinaan. Dari keseluruhan karya yang dihasilkan, dipilih lima karya terbaik dengan kategori juara 1 hingga 3 dan 2 karya favorit.

Pemenang lomba lukis diumumkan pada hari Senin (12/10/20) bersamaan dengan Sarasehan Seni "Tino Sidin dan Museum dalam Bingkai 95 Tahun Tino Sidin". Para pemenangnya adalah Nanda Esa Janma Sangkara (juara 1), Gian Sugiarto (juara 2), dan Don Bosco Laskar (juara 3). Sedangkan untuk Juara Harapan 1 & 2 adalah Wahyu Adi Santoso & Danang Tri Wibowo.

Karya-karya tersebut selanjutnya dipajang di Museum Taman Tino Sidin hingga akhir Oktober 2020, terbuka untuk umum namun tetap mengikuti protokol Kesehatan. (Ekha/Antok Wesman-Impessa.id)