Event

Lomba Aransemen Musik Nusantara Cinta Indonesia LAMNCI 2020

Lomba Aransemen Musik Nusantara Cinta Indonesia LAMNCI 2020

Lomba Aransemen Musik Nusantara Cinta Indonesia, LAMNCI 2020

Impessa.id, Yogyakarta: Yayasan ATSANTI (Atma Nusvantara Jati) yang bergerak dibidang karya-karya kebudayaan bersama Komunitas Seniman Nusantara dan didukung oleh Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan Kebudayaan RI, menyelenggarakan Lomba Aransemen Musik Nusantara Cinta Indonesia -LAMNCI 2020.

Dalam Webinar Musik Nusantara yang diikuti puluhan partisipan, Edi Irawan selaku Kapokja Apresiasi dan Literasi Musik Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI mengatakan, "Melalui LAMNCI ini kita ingin memajukan Musik Indonesia, entah apapun sebutannya. Kita semua perlu bergandengan tangan, baik musisi, pencipta lagu, komposer, sudah saatnya semua maju. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan seperti ini beserta rangkaiannya."

Edi Irawan yang mewakili Direktur Film, Musik dan Media Baru Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, menyampaikan ajakan, "Mari semua saudara saya generasi muda, kegiatan ini cukup bergengsi. Ada sepuluh pemenang dengan hadiah masing-masing 20-juta rupiah tanpa potongan, ditambah satu hadiah favorit. Bagi anak muda, mari buktikan bahwa kita mencintai musik Indonesia, juga ingin memajukan musik Indonesia. Kita punya sesuatu yang luar biasa, yang menjadi modal dasar untuk maju, kita berharap ada karya luar biasa yang menggambarkan itulah Musik Indonesia. Selamat berkompetisi!"

Dalam LAMNCI 2020, peserta diwajibkan untuk mengaransir lagu “Kolam Susu” karya Yok Koeswoyo Koes-Plus, menjadi garapan musik nusantara/daerah bernuansa baru dengan durasi 3 sampai 5 menit. Karya tersebut harus merupakan aransemen campuran yang mencakup dua unsur, yaitu instrumen dan vokal (putra, putri maupun campuran) serta memuat unsur musik nusantara (daerah) minimal 70% dari keseluruhan karya musik.

Ketua Yayasan ATSANTI Nilo Wardhani mengatakan bahwa lomba itu bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta Tanah Air di kalangan kaum milenial, lewat seni musik tradisional dan membuat musik tradisional sebagai tren baru dalam jagat musik Indonesia. “Kita berkepentingan membuat musik tradisional dapat diterima oleh generasi milenial tanpa merusak nilai luhur dan keaslian musik Nusantara, dengan demikian pamor dan semangat berkreasi para pelaku seni musik tradisional khususnya pada saat pandemi bisa dipulihkan kembali.”

Sari Koeswoyo sebagai ketua panitya LAMNCI 2020 menyebutkan, “Indonesia adalah kepingan surga yang berada di Khatulistiwa. Kekayaan khasanah musik tradisional Nusantara sudah sangat dikenal.” Mantan penyanyi cilik tahun 70-an itu melanjutkan, “Saya mengajak semua yang memiliki talenta seni, khususnya musik daerah atau tradisional, untuk mengikuti lomba ini.”

Anon Suneko sebagai salah satu juri utama dalam LAMNCI 2020 menyampaikan ketentuan lomba:

  1. Peserta wajib menggunakan alat musik tradisi nusantara (daerah masing-masing maupun daerah lain) sebagai media utama penyajian karya.
  2. Peserta diperbolehkan menaikkan atau menurunkan nada dasar dari lagu asli.
  3. Peserta diperbolehkan mengembangkan melodi, harmoni, ritme, dinamika dan style dari materi lagu utama   sebagai bentuk kreativitas namun harus tetap mempertahankan identitas dan esensi lagu asli dan mengacu pada tema lomba: “Cinta Indonesia”.
  4. Peserta diperbolehkan merubah urutan bait lagu asli sesuai kreativitas masing-masing.
  5. Peserta diperbolehkan menggunakan alat musik tambahan yang berupa instrumen non tradisi maupun instrumen digital untuk menciptakan nuansa kekinian.
  6. Peserta wajib menyajikan karya aransemen musik nusantara dalam bentuk rekaman video berformat mp4.
  7. Peserta wajib mengirimkan rekaman video karya aransemen musik nusantara/daerah melalui link https://www.lamnci.id, paling lambat tanggal 30 September pukul 23.59 WIB.
  8. Peserta wajib menyertakan scan surat pernyatan bermaterai 6000 yang menerangkan bahwa karya aransemen musik nusantara merupakan karya asli, baru dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
  9. Peserta wajib mengisi dan menandatangani surat persetujuan bahwa panitia akan memiliki ijin kelola video karya aransemen musik nusantara/daerah selama 2 tahun.
  10. Tidak ada batasan umur bagi peserta lomba.
  11. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 (satu) karya aransemen musik nusantara.

Aspek penilaian dalam lomba kali ini mencakup orisinalitas, harmonisasi, dinamika, penyajian, kreativitas, inovasi, penguasaan instrumen/skill, serta proporsi unsur Nusantara dalam karya yang disampaikan. Juri menetapkan 10 (sepuluh) karya terbaik serta 1 (satu) karya favorit berdasarkan penilaian netizen Indonesia. Peserta yang terpilih masuk dalam karya terbaik berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 20-juta, sedangkan peserta favorit memperoleh tambahan Rp 10-juta.

Info lebih lanjut mengenai Lomba Aransemen Musik Nusantara Cinta Indonesia -LAMNCI 2020 bisa diperoleh dari sumber berikut ini: www.lamnci.id www.atsanti.org, IG: SenimanNusantaraOfficial&Atsanti.Foundation. (A Budi AS/Antok Wesman-Impessa.id)