Ekuin-Bisnis

Bakso Lobster, Menu Baru Bakso Telkom Utomo Gedongkuning Yogyakarta

Bakso Lobster, Menu Baru Bakso Telkom Utomo Gedongkuning Yogyakarta

Bakso Lobster, Menu Baru Bakso Telkom Utomo Gedongkuning Yogyakarta

Impessa.id, Yogyakarta: Santap Bakso Lobster di tepi sawah? Kini tersedia di Yogyakarta tepatnya di tepi Jalan Raya Gedongkuning Nomor 173, dengan ruangan terbuka, nyaman, luas tanpa sekat, sehingga terasa lega, yang siap menampung 60 pembeli sekali sesi, tersedia 20 meja dengan bangku berjarak sesuai protokol New Normal. Resminya Bakso Telkom “Utomo” dengan menu baru Bakso Lobster, dibuka untuk publik pada Jum’at, 17 Juli 2020.

Ada sepetak sawah cukup luas yang sedang menghijau tepat dihalaman belakang Bakso Telkom “Utomo” sehingga pengunjung merasakan suasana pedesaan nan sejuk, tenang dan damai, dengan areal parkir luas berdaya tampung hingga 100 mobil, lokasinya pun mudah dijangkau terlebih menggunakan Google Map, tinggal nge-klik Bakso Telkom Utomo Yogyakarta.

“Niatan kami menyajikan Bakso Lobster, ingin mendukung petani Lobster di kawasan pantai di Kabupaten Gunung Kidul yang menemui kesulitan memasarkan hasil panenan Lobster dikarenakan harganya yang boleh dikata mahal. Sehingga menu Bakso Lobster ini diharapkan mampu ikut memberdayakan perekonomian mereka terlebih di tengah-tengah pandemic Covid-19 yang telah memporakporandakan semua sendi kehidupan,” ungkap Agus Triyono, owner Resto Bakso Telkom Utomo di Jalan Raya Gedongkuning Yogyakarta tersebut kepada Impessa.id, Rabu (15/7/2020).

Lebih lanjut, Agus menjelaskan tentang kualitas Lobster yang disajikan untuk segmen mahasiswa dan kalangan middle-up lewat menu Bakso Lobster Jumbo. “Kami menghidangkan Bakso Lobster mulai dari ukuran S, L dan ukuran XL alias Jumbo, untuk Bakso Lobster Jumbo berat Lobsternya mencapai 600 gram plus berat Baksonya bisa mencapai satu kilogram per porsinya dan itu bisa disantap untuk tiga-empat orang bersama-sama dengan harga 200-ribu,” ujar Agus.

Saat ini Lobster sedang susah didapat sehingga harganya mahal, namun bagi Agus Triyono, suplai Lobster agar Lobster Maniak senantiasa dapat menikmatinya sewaktu-waktu, banyak pihak dari berbagai daerah penghasil Lobster di Yogyakarta dan Semarang, telah menyanggupi untuk mengirim Lobster terbaik, ukuran apapun, ke Resto Bakso Telkom Utomo Yogyakarta.

By the Way, omong-omong, penggunaaan nama Telkom, ternyata tidak ada kaitan apapun dengan perusahaan telekomunikasi di Indonesia, karena itu ternyata singkatan dari Tekuno Lakumu Kodrate Mulyo (Bahasa Jawa) yang bermakna Jika engkau tekun dalam melakukan kerja atau ibadah, maka kemuliaan yang akan engkau dapatkan. Tekun dalam kerja di dunia maka akan mulia di dunia. Tekun dalam ibadah maka akan mulia di hadapan Allah.

Riwayat keberadaan Bakso Telkom Utomo, bermula dari usaha pak Utomo, warga Jogja kelahiran Gunung Kidul, di tahun 1945, yang pada 1962 membantu melayani pedagang Bakso keliling di Kota Yogyakarta. Lima tahun kemudian Pak Utomo memberanikan berjualan sendiri, membuat Bakso sendiri, dan mangkal di kawasan Kotabaru Yogyakarta, hingga mendapat tawaran untuk jualan didekat kantor Telkom Kotabaru Yogyakarta. Area disitu dekat dengan beberapa sekolah unggulan, diantaranya SMP Negeri 5 dan SMA Negeri 3, sehingga banyak pelajar yang kemudian menjadi pelanggan Baksonya terus menerus menyebutnya dengan Bakso Telkom.

Hingga kini Bakso Telkom Utomo tetap eksis, Agus Triyono, putra ragil pak Utomo dari tiga bersaudara, meneruskan bisnis ayahandanya, meski Pak Utomo (76 tahun) masih produktif membuka gerai Bakso Telkom di kawasan Tukangan, Lempuyangan dan Cabang di Timoho Yogyakarta. Agus membuka gerai di jalan Raya Gedongkuning tetap memakai nama Bakso Telkom Utomo dengan jam buka dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam, dengan cita-rasa mempertahankan resep sang ayah.

“Kami, Bakso Telkom Utomo, berprinsip menghidangkan menu Halal standar MUI –Majelis Ulama Indonesia, tanpa bahan pengawet, Bakmi kami produksi sendiri dengan terigu berkualitas dan bersertifikasi, bahkan Tahu, Saus, Kecap, Cuka hingga Garam yang kami gunakan semuanya bersertifikat, bahkan daging sapinya pun daging premium, higienis dan kualitas adalah yang utama kami pegang erat, maka layak jika harga Bakso Telkom Utomo diatas rata-rata harga Bakso pada umumnya,” jelasnya.

Bakso Telkom Utomo menjadi legenda kuliner Jogja, sehingga pelanggan yang diaspora dan merindukannya tetap bisa menikmatinya lewat Bakso Goreng dalam kemasan praktis yang siap di-order via online. “Bakso Goreng kami banyak digemari pelanggan, hingga masuk ke Toko Oleh-Oleh, bahkan sudah sampai ke Australia dan Jerman, sedangkan untuk delivery Bakso Lobster dan menu-menu lainnya termasuk Soto Koya, Mie Ayam, di area Jogja, kami bekerjasama dengan Ojol –Ojek Online Go Food Go-Jek dan Grab,” imbuh Agus.

Selain meneruskan usaha sang ayah, Agus Triyono yang sukses meng-create Taman Nawari, Taman Bunga Matahari seluas satu hektar di Desa Bejiharjo Gunung Kidul, dengan Bakso Lobsternya itu, kini melengkapi ragam kuliner Jogja sehingga diharapkan semakin menarik wisatawan berkunjung ke Bakso Telkom Utomo jalan Raya Gedongkuning Yogyakarta. (Antok Wesman-Impessa.id)