Event

The-2nd AICoSH 2020 FISHUM UIN SuKa, Bahas Pengembangan Keilmuan Sosial Humaniora Menghadapi Era Society 5.0

The-2nd AICoSH 2020 FISHUM UIN SuKa, Bahas Pengembangan Keilmuan Sosial Humaniora Menghadapi Era Society 5.0

the-2nd AICoSH 2020 FISHUM UIN SuKa, Bahas Pengembangan Keilmuan Sosial Humaniora, Menghadapi Era Society 5.0

Impessa.id, Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM), UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan Annual International Conference on Social Sciences and Humanities -AICoSH, 10-11/6/2020, secara virtual melalui Zoom dan live streaming YouTube. 

Di sela-sela pembukaan AICoSH, Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, Dr Mochamad Sodik SSos MSi menjelaskan, Kegiatan AICoSH dilgelar setiap tahun di kampus FISHUM UIN SuKa, dan merupakan forum internasional yang bertujuan untuk mempertemukan para akademisi dari dalam dan luar negeri. “Tahun ini AICoSH diselenggarakan secara virtual dikarenakan kondisi mewabahnya Covid-19 di Indonesia dan negara-negara lain di dunia yang belum mereda,” tuturnya.

Dijelaskan, the-2nd AICoSH 2020 mengangkat tema besar “Crafting Madani Society 5.0: Issues and Perspective”. Society 5.0 menjadi tema utama AICOSH didasarkan pada kondisi saat ini penggunaan besar-besaran teknologi informasi dan komunikasi yang mengubah wajah industri dan melahirkan apa yang dikenal sebagai revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 tersebut telah memicu digitalisasi dan otomatisasi di berbagai sektor dalam proses industri, bahkan dalam perkembangannya, telah mendigitalisasi semua aspek dalam kehidupan. Pada tahun 2017, Perdana Menteri Jepang telah lebih dulu memperkenalkan konsep Society 5.0 dengan menitikberatkan pada aspek well-being para pengguna teknologi tersebut, misalnya dengan memanfaatkan big data dan artificial intelligence.

“Konsep Society 5.0 terus menyebar, dan konsep dasarnya terus dibentuk, terutama di negara-negara maju yang telah memiliki dasar dan kesiapan yang dibangun diatas masyarakat 4.0. Konsep itu menjanjikan munculnya potensi hubungan individu-teknologi dalam mendorong peningkatan kualitas hidup seseorang melalui masyarakat super pintar yang ditopang oleh penggunaan teknologi informasi berbasis big data dan artificial intellegence. Oleh karena itu, AICoSH 2020 membahas bagaimana ilmu sosial khususnya psikologi, sosiologi dan ilmu komunikasi menanggapi perubahan tersebut. Selain itu, diskusi mengenai peran ilmu sosial dalam memandu pembangunan sosial menanggapi konsep Society 5.0 dan masalah serta perspektif yang muncul dari desain dan implementasinya mewarnai the-2nd AICOSH 2020,” ungkap Dr Mochamad Sodik.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ambar Sari Dewi PhD menyatakan, "AICoSH 2020 diselenggarakan sebagai upaya civitas akademika FISHUM khususnya, dan UIN pada umumnya memberikan kontribusi pada ilmu pengetahuan dengan merespon isu-isu mutakhir di masyarakat. Topik utama konferensi kami tahun ini, yaitu Society 5.0, menjadi sangat relevan dengan situasi masyarakat yang sedang berjuang menghadapi Covid-19. Oleh karenanya, saya berharap, diskusi dan pemaparan oleh para pembicara dan peserta dalam konferensi ini dapat menjadi sumber pengetahuan dan pengalaman yang berharga dan relevan dalam mesikapi pandemi Covid-19 khususnya, dan isu Society 5.0, pada umumnya."

PLT rektor UIN Sunan Kalijaga, Dr Phil Sahiron MA dalam pidato pembukaannya menyampaikan bahwa dalam menanggapi pandemi Covid-19, UIN Sunan Kalijaga telah memberlakukan perubahan pada sistem belajar dan administrasi dari offline menjadi online, sebagai implementasi pemanfaatan teknologi demi tetap tercapainya tujuan universitas.

Dosen Ilmu Komunikasi, Fakultas Sosial dan Humaniora, UIN Suka, Dr Diah Ajeng Purnami SSos MSi, juga menambahkan, secara lebih khusus, the-2nd AICoSH 2020 mengangkat tema yang mengarah pada masing-masing disiplin ilmu Sosial dan Humaniora, khususnya sosiologi, ilmu komunikasi, dan psikologi.  Beberapa sub-tema yang didiskusikan dalam panel presentation, diantaranya, Innovation studies and Social Change, Politic Identity, Public Policy and Democracy; Citizenship, Islamic Studies, Gender, New Media, Mental Health, Wellbeing in Moslem Society, and Family studies.

Dijelaskan, rangkaian kegiatan dari AICoSH 2020 meliputi seminar internasional dengan pembicara dari berbagai insitusi baik dalam maupun luar negeri dan presentasi hasil penelitian terbaik oleh 10 peserta terpilih. 

Pada hari pertama diisi dengan diskusi dan pemaparan oleh pembicara dari berbagai universitas di berbagai negara, yaitu Prof Dr Fritz Schulze (Georg-August-Univeritat Gottingen Germany), Dr Yanuar Nugroho (Visiting Senior Fellow, ISEAS Singapore; Hon Fellow, Univ of Manchester, UK), Prof Sulfikar Amir PhD (Nanyang Technological University Singapore), Dr Roslan Abdul-Rahim (Sultan Azlan Shah University Malaysia), Dr Priyambudi Sulistyanto (Flinders University, Australia), Achmad Uzair SIP MA PhD (Faculty of Social Sciences and Humanities UIN Sunan Kalijaga, Indonesia), Maya Fitria Hasbullah SPsi MA (Faculty of Social Sciences and Humanities UIN Sunan Kalijaga, Indonesia), Dr (can) Fatma Dian Pratiwi MSi (Faculty of Social Sciences and Humanities UIN Sunan Kalijaga, Indonesia).

Sedangkan pada hari kedua, beberapa peserta call for paper dari Pakistan dan Indonesia mempresentasikan hasil penelitian mereka secara live. Topik penelitian yang dipresentasikan tersebut, antara lain; Into the Mind of Terrorist & Violent-Extermist: A Neuroscience Perspective & Review on Radicalization. Potrayal of Women in Khatt-e-Marmuz by Fehmida Riaz and Chahtain Kesi by Razia Butt, Mobile Application of Facial Analysis: Marketing Communication of Beauty Products and Facial Treatments in Society 5.0, Prayer and Self-Improvement after Hajj, The Influence of Culture Capital and Work Ethics on Productive Behavior of New Business Candidates, Analysis of Media Influence in Structuring a Political Position, Changes of Poor Family Behavior Through Family Development Session, Digital Monitoring Experience in Digital Media and The Internet, The Meaning of Romantic Korean Drama Films by Santriwati Interpretative Community-Baseddan Symbolic Interaction dan Sexual Behavior of the Adolescents Experiencing Internet Pornographic Addiction. (Weni-Panitia AICoSH/Antok Wesman-Impessa.id)